METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Baru--baru ini Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi bersilaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan.
Tak sendiri, Wahyu didampingi Wakapolres Pekalongan Kompol Kholid Mawardi bersama para Penjabat Utama (PJU) Polres Pekalongan.
Pertemuan dalam rangka silaturahmi tersebut dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Kamis 25 Januari 2024.
Dalam kesempatan itu Wahyu Rohadi mennyampaikan beberapa hal yang ditekankan.
Di antaranya terkait komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.
"Pilihan beda silakan, tapi saya harap selalu bisa menjaga keamanan dan ketertiban," kata Wahyu.
Ia juga menekankan, apabila ada pergerakan massa seperti kampanye pihaknya mengimbau tidak menggunakan knalpot brong.
Wahyu mengambil contoh beberapa kejadian di Jawa Tengah yang dipicu dari penggunaan knalpot bising tersebut.
"Situasi yang sudah kondusif ini mari sama-sama kita jaga, gethuk tularkan ke yang lainnya. Kegiatan penindakan kendaraan berknalpot brong sudah kami laksanakan dan saya harap bisa dipahami oleh masyarakat," ujarnya.
Maraknya kenakalan remaja dan tawuran juga jadi bahan yang ditekankan Wahyu dalam silaturahmi ini.
Ia meminta semua pihak, termasuk PDM Kabupaten Pekalongan, turut mengawasi dan mengedukasi siswa.
"Ini masih marak, jadi pengawasan dan edukasi itu penting dilakukan agar siswa tidak terpengaruh dan terjerumus ke tindak kriminal," ungkapnya.
Sementara itu Ketua PDM Kabupaten Pekalongan Mulyono menilai, rusaknya mental remaja saat ini karena maraknya unggahan negatif di media-media sosial.
"Mengatasi itu, di Muhammadiyah kami mendidik para siswa melalui pembinaan berjenjang, sehingga para siswa ini disiplin," ucapnya.
Pihaknya pun berharap pada Pemilu 2024 di Kabupaten Pekalongan nanti dapat berjalan aman dan lancar. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla