Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Begini Perjuangan Rumit Pemkab Pekalongan Memperbaiki Jembatan Kalijambe hingga Bisa Sebagus Sekarang

Nanang Rendi Ahmad • Sabtu, 3 Februari 2024 | 17:20 WIB
HASIL PERJUANGAN PANJANG: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meresmikan dan mengecek hasil perbaikan Jembatan Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kamis (1/2/2024).
HASIL PERJUANGAN PANJANG: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meresmikan dan mengecek hasil perbaikan Jembatan Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kamis (1/2/2024).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Jembatan Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan bisa sebagus sekarang ternyata melalui proses rumit dan lika-liku.

Perjuangan Pemkab Pekalongan dalam menyulap bangunan peninggalan era kolonial Belanda tersebut tidak semudah memperbaiki infrastruktur pada umumnya.

Pemkab Pekalongan harus melalui tahapan panjang, mulai dari melobi ke sejumlah pihak untuk memuluskan rencana perbaikan jembatan Kalijambe ini.

Ketika jembatan tua itu dalam kondisir rusak parah, Pemkab Pekalongan bahkan menjadi sasaran keluhan warga.

Padahal jembatan Kalijambe itu merupakan milik Pabrik Gula (PG) Sragi (BUMN).

Itu artinya Pemkab Pekalongan sebenarnya tak punya wewenang dan tanggung jawab memperbaikinya.

Tapi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersikeras berupaya agar jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sragi dengan Kecamatan Bojong itu diperbaiki.

"Karena dulu saya melihatnya saja ngeri. Membayangkan kalau anak-anak sekolah atau ibu-ibu mau ke pasar lewat sini, kasihan. Jadi saya bersusaha bagaimana caranya jembatan Kalijambe diperbaiki. Pakai APBD sekali pun, tidak masalah," ungkap Fadia.

Butuh perjuangan cukup keras bagi Fadia untuk bisa mewujudkan niatnya tersebut.

Sebab butuh proses pengubahan status kepemilikan jembatan agar APBD sah digunakan sebagai sumber dana perbaikan.

Akhirnya Fadia mulai membangun komunikasi degan pihak PG Sragi pada tahun 2022.

Fadia mencoba meminta PG Sragi mengubah status jembatan Kalijambe menjadi "dipinjamkan" kepada Pemkab Pekalongan agar bisa diperbaiki dengan dana APBD.

Proses lobi terus dilakukan hingga akhrnya permintaan tersebut gol.

Pemkab Pekalongan pun langsung gerak cepat menggelontorkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk perbaikan jembatan Kalijambe ini.

"Dan sekarang alhamdulillah hasilnya bagus seperti ini. Warga yang mau ke Bojong atau sragi, atau sebaliknya, sekarang tidak harus muter lewat jalan lain yang lebiih jauh," ujarnya.

KEREN: Bentuk jembatan Kalijambe-Pantianom setelah diperbaiki dan diresmikan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kamis (1/2/2024).
KEREN: Bentuk jembatan Kalijambe-Pantianom setelah diperbaiki dan diresmikan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kamis (1/2/2024).

Tak berhenti di sana, Fadia meminta dinas terkait untuk menabahkan lampu penerangan dan lampu hias di sekeliling jembatan.

"Iya, biar lebih bagus lah," ucapnya.

Fadia juga menjanjikan tahun ini akan memperbaiki turap jembatan yang sempat ambles atau longsor beberapa waktu lalu.

Fada juga menyebut jalan menuju jembatan dari kedua arah diperbaiki.

"Iya, itu semuanya akan dikerjakan tahun ini," tandasnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #pantianom #Fadia Arafiq #Sragi #Jembatan Kalijambe