Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Info Lur! Akan Ada SLB Muhammadiyah Pertama di Kabupaten Pekalongan, di Sini Lokasinya

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 6 Februari 2024 | 06:01 WIB
MUHAMMADIYAH: Acara peletakan batu pertama pembangunan SLB Muhammadiyah pertama di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (3/2/2024).
MUHAMMADIYAH: Acara peletakan batu pertama pembangunan SLB Muhammadiyah pertama di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (3/2/2024).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekajangan Kabupaten Pekalongan akan mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah pertama di Kabupaten Pekalongan.

Informasi ini bukan isapan jempol belaka, pasalnya peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan SLB ini sudah dilakukan pada Sabtu (3/2/2024) lalu.

Bahkan acara dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan serta pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan.

Di antaranya Ketua PDM Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Mulyono, Ketua PCM Pekajangan Abdul Shomad, dan Kabid Pendidikan Dasar Dindikbud Kabupaten Pekalongan Ipung Sunaryo.

Informasi diperoleh, pendirian SLB Muhammadiyah ini ternyata justru diinisiatori oleh mantan Ketua PCM Pekajangan periode Muktamar ke-47 Achmad Dahlan.

"Semuanya berawal dari ide bersama seluruh jajaran PCM Pekajangan saat mengikuti Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta tahun 2022 lalu," kata Ketua PCM Pekajangan saat ini, Abdul Shomad.

Dalam obrolan singkat dan ringan, kata Shomad, saat itu ada salah seorang pimpinan menceletuk bahwa di Kabupaten Pekalongan masih sangat butuh SLB.

Dari hasil pengamatannya, lanjut Shomad, masih banyak anak-anak berebutuhan khusus yang ternyata sulit mendapatkan hak pendidikan.

"Saat itu juga dr. Achmad Dahlan langsung merespon dengan membentuk tim dan ditunjuklah saya sebagai ketua," cerita Shomad.

Tim kemudian bergerak dengan mengumpulkan segala sesuatu, termasuk informasi yang dibutuhkan tentang pembangunan SLB.

"Alhamdulillah kami banyak sekali mendapat kemudahan. Saat ada niat mendirikan SLB itu, tanpa kami duga-duga ada yang memberi wakaf senilai Rp 600 juta. Kami pun akhirnya langsung eksekusi niat kami itu," ungkapnya.

SLB Muhammadiyah pertama di Kabupaten Pekalongan pun akan segera berdiri.

Lokasinya di Jalan Raya Pekajangan-Ambokembang, Gang 19, Kecamatan Kedungwuni, atau tepatnya di belakang SD Muhammadiyah 3 Pekajangan.

"Kami harap pembangunan gedung SLB ini berjalan lancar dan cepat agar kami bisa segera mengajukan izin kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah," ungkapnya.

Kabid Pendidikan Dasar Dindikbud Kabupaten Pekalongan Ipung Sunaryo mengapresiasi dan mendukung pendirian SLB Muhammadiyah ini.

"Karena kami juga prihatin sekali melihat sekolah-sekolah inklusi yang sudah ada seperti di SD Pacar, SD Wonorejo, dan SD Langkap, di sana masih butuh banyak sentuhan. Semoga dengan adanya SLB Muhammadiyah nanti bisa menambah ruang untuk pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya.

Sementara itu Ketua PDM Kabupaten Pekalongan Mulyono juga turut mengapresiasi ide pendirian SLB Muhammadiyah Pekajangan ini karena akan menjadi pioner bagi lainnya.

"Keutamaan yang paling utama adalah mereka yang menginisiasi menjadi pioner, meskipun nantinya diikuti oleh yang lain dan hasilnya lebih baik, tetapi tetap saja yang memulai adalah yang paling luar biasa," ujar Pak Mul, sapaan akrabnya. (nra/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #pekajangan #slb #muhammadiyah