Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkab Pekalongan Segera Tinggalkan Program Pelayanan Kesehatan Gratis, Ini Gantinya

Nanang Rendi Ahmad • Rabu, 7 Februari 2024 | 06:48 WIB
KESEHATAN: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau pelayanan ruang bersalin di gedung baru Puskesmas Karangdadap, Selasa (6/2/2024).
KESEHATAN: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau pelayanan ruang bersalin di gedung baru Puskesmas Karangdadap, Selasa (6/2/2024).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemkab Pekalongan akan segera meninggalkan program "pelayanan kesehatan gratis cukup dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk)".

Padahal, pelayanan kesehatan gratis cukup dengan KTP ini sudah menjadi program kerja prioritas dan andalan Bupati Fadia Arafiq selama.

Program tersebut bahkan sempat dibanggakan Fadia karena konon menjadi satu-satunya yang ada di Jawa Tengah bahkan Indonesia.

Namun pada Selasa, 6 Februari 2024, dalam acara peresmian Puskesmas Karangdadap, Fadia mengatakan program tersebut akan segera pihaknya ganti.

Program penggantinya ialah Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan universal.

"Kami akan lompat selangkah lebih maju, beralih ke UHC," tegasnya.

Ia menjelaskan, program UHC berarti masyarakat Kabupaten Pekalongan yang tidak memiliki BPJS kesehatan mandiri akan di-BPJS-kan.

Tujuannya, lanjut Fadia, agar akses kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan lebih luas.

"Dengan UHC, tidak akan ada batasan dalam akses kesehatan. Dan ini merupakan dorongan besar bagi kami untuk peningkatan kualitas pelayanan," ungkapnya.

Fadia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menuju UHC.

Salah satunya yakni dengan pengoptimalan fungsi dan layanan semua puskesmas yang ada di Kabupaten Pekalongan.

"Kami akan buat semua puskesmas di Kabupaten Pekalongan jadi puskesmas rawat inap. Tentu saja dengan fasilitas yang lebih lengkap, rapi, dan representatif," ujarnya.

Gedung baru Puskesmas Karangdadap yang baru saja diresmikan disebut menjadi salah satu contoh yang sudah dipersiapkan.

Pemkab Pekalongan membangunnya dengan anggaran Rp 1,9 miliar. Gedungnya dua lantai, megah, dan fasilitas sudah lengkap.

"Tinggal tenaga kesehatannya, ini untuk semua puskesmas saya harap mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Ketika nanti sudah UHC, harus beri pelayanan yang hebat," pesannya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#uhc #Pemkab Pekalongan #Fadia Arafiq #kesehatan gratis