Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Banjir Bandang di Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, Bagaimana Kondisi Rumah, Jembatan, Sawah dan Sapi Milik Warga?

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 4 Maret 2024 | 22:22 WIB
BANJIR BANDANG: Warga masih melanjutkan gotong royong pembersihan material longsor dan air bah di jembatan Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Senin (4/3/2024).
BANJIR BANDANG: Warga masih melanjutkan gotong royong pembersihan material longsor dan air bah di jembatan Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Senin (4/3/2024).


METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bencana kembali menerjang wilayah pegunungan Kabupaten Pekalongan.

Kali ini longsor disertai banjir bandang (air bah) menyapu sebagian wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang. Rumah warga dan jembatan rusak, sawah hingga sapi ikut tergulung.

Peristiwa terjadi pada Minggu malam 3 Maret 2024 sekitar pukul 19.00. Dari penuturan para Saksi mata, suasananya sangat mencekam. Warga berhamburan saat air bah datang dan menggulung apa pun yang ada di sepanjang bantaran Sungai Sida.

Baca Juga: Banjir yang Melanda Kabupaten Demak dan Memutus Jalur Transportasi Demak-Kudus, Mengingatkan Demak Dulunya Adalah Selat Muria

"Kejadiannya hanya sekitar lima menit. Tapi sangat mengerikan. Pohon-pohon dan batu besar menggelinding di hadapan mata kami," kata Supawi, 60, warga yang tinggal di dekat bantaran sungai.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua warga yang tinggal di bantaran sudah mengamankan diri sebelum kejadian.

Menurut Sekretaris Desa (sekdes) Sidomulyo Kusnoyo, warga sudah mengira ada bencana.

Beberapa saat sebelum kejadian, bau anyir tiba-tiba menguar. Juga ada suara keributan dari ketidaknyamanan. Saat itu juga warga menjauh dari sungai.

Baca Juga: Tumben Hingga Bulan Kedua Desa Tegaldowo Kabupaten Pekalongan Belum Banjir, Ternyata Karena Faktor Ini

"Ternyata itu tanda-tanda air bah. Suaranya bergetar sekali. Saya juga ikut keluar rumah dan menjauh," ucapnya.

Dinding dua rumah warga jebol terhantam air bah ini. Ada pula tiga ekor sapi yang hanyut tergulung. Sawah hilang tertutup lumpur dan bebatuan.

Jembatan Sidomulyo juga rusak. Bahkan sempat dikira ikut hanyut karena badan jembatan tak terlihat, tertutup material longsor.

“Setelah keadaan aman, kami gotong-royong membersihkan material longsor, ternyata hanya tangan-tangan jembatan yang rusak,” ungkapnya.

Baca Juga: Selain Bencana Banjir di Kabupaten Pemalang, Hal Ini Patut Diwaspadai saat Musim Hujan

Rumah-rumah yang berada di bantaran sungai tentu saja penuh lumpur. Warga bergotong royong membersihkan puing-puing hingga tengah malam.

Hingga Senin 4 Maret 2024, kerja bakti masih berlanjut. Alat berat baru tiba siangnya.

Tak hanya di Sidomulyo, longsor juga terjadi di Desa Tembelanggunung dan Kutorembet. Tapi tidak sedahsyat di Sidomulyo.

Baca Juga: KPU Kabupaten Pekalongan Berencana Pinjam Rumah Warga untuk TPS di Wilayah Banjir dan Rob

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan sudah turun ke lokasi. Dinas PU-Taru juga telah meninjau jembatan untuk mempersiapkan penanganan dan perbaikan. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Lebakbarang #kabupaten Pekalongan #longsor #banjir bandang #air bah #Sidomulyo