Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Sekarang Pengambilan Obat di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Bisa Tanpa Antre, Simak Caranya!

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 12 Maret 2024 | 23:34 WIB

PELAYANAN KESEHATAN: Direktur RSUD Kajen dr.Imam Prasetyo. Pihaknya membuka pelayanan paket pemeriksaan kesehatan untuk calon jamaah haji.
PELAYANAN KESEHATAN: Direktur RSUD Kajen dr.Imam Prasetyo. Pihaknya membuka pelayanan paket pemeriksaan kesehatan untuk calon jamaah haji.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - RSUD Kajen terus meningkatkan pelayanan yang mempermudah pasien.

Baru-baru ini, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan itu meluncurkan program Mentari Pagi (Mendapatkan Obat Tanpa Antri Pasti Terbagi).

Dengan layanan tersebut pasien tak perlu antre, obat akan diantar ke rumah.

Direktur RSUD Kajen Imam Prasetyo mengatakan, tujuan program ini salah satunya untuk memangkas antrean pengambilan obat di rumah sakit.

Baca Juga: RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Sukses Jadi Tuan Rumah IDI Fun Run

Pasalnya, selama ini antrean penhambilan obat bisa mencapai 400 - 600 pasien dalam sehari.

"Dengan Mentari Pagi ini, pasien setelah periksa jadi bisa langsung pulang. Tidak perlu antre obat. Jadi antrean di rumah sakit bisa berkurang," katanya.

Imam menjelaskan, pasien yang berminat menggunakan layanan ini tinggal mendaftarkan diri setelah periksa.

Lalu pilih layanan Mentari Pagi. Setelah itu diverifikasi dan melakukan pembayaran di loket.

Pasien bisa langsung pulang dan menunggu obat di rumah.

Baca Juga: RSUD Bendan Kerjasama dengan BRI Kota Pekalongan Gelar In House Training, Wali Kota Pekalongan Wajibkan Ini

"Biayanya Rp 8 - 15 ribu, menyesuaikan jarak dari RSUD Kajen ke alamat rumah pasien," jelasnya.

Layanan Mentari Pagi ini bekerjasama dengan salah satu jasa ekspedisi pengiriman barang ternama.

Cakupan pengirimannya meliputi wilayah Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, serta Pemalang.

Pengiriman obat akan sampai ke rumah paling lambat H+1 setelah dipesan.

Sejak dibuka pada 19 Februari 2024 lalu, layanan Mentari Pagi ini sudah dimanfaatkan ratusan pasien RSUD Kajen. Per hari rata-rata 25 - 50 pasien.

"Harapannya ke depan semakin banyak yang memanfaatkan ini, agar antrean di rumah sakit tidak berjubel," tandasnya. (nra/ida)


 

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #antre obat #RSUD Kajen #program baru #mentari pagi