METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Banjir bandang akibat jebolnya tanggul pabrik sepatu di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, memakan dua korban jiwa.
Dua korban tersebut ialah W, 38, dan SF, 10, warga setempat.
Mereka merupakan ibu dan anak yang ketika usai kejadian sempat dikabarkan hilang.
Tim SAR gabungan butuh beberapa waktu dalam pencarian keduanya.
Baca Juga: Sering Jadi Jujugan Orang Minta Jabatan, Ini Sosok Mbah Demang Sulang yang Dikeramatkan
Sebab medan yang cukup merepotkan karena penuh dengan puing-puing material yang tersapu banjir bandang.
Tim SAR lebih dulu menemukan W, di dekat reruntuhan bangunan. Lalu beberapa saat kemudian menemukan SF, tak jauh dari sana.
Keduanya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Untuk SF ditemukan pada radius 10 meter dari jasad ibunya," kata relawan SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan Nidlomudin, Rabu 13 Maret 2024.
Selain korban jiwa, banjir bandang ini juga menyebabkan rusaknya puluhan rumah.
Data diterima, ada dua rumah yang bahkan hilang karena hanyut tersapu banjir.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, selain dua rumah hanyut, banyak fasilitas publik rusak.
Di antaranya jembatan, gedung sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), dua musala, 20 rumah rusak berat, dan 50 rumah rusak ringan. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla