Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Cek Lokasi Banjir Bandang Wangandowo Kabupaten Pekalongan, Kapolda Jateng Minta Pabrik Segera Lakukan Pemulihan

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 15 Maret 2024 | 08:20 WIB
CEK LOKASI: Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat mengecek posko pengungsian dan menyapa warga terdampak banjir bandang Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (14/3/2024).
CEK LOKASI: Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat mengecek posko pengungsian dan menyapa warga terdampak banjir bandang Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (14/3/2024).


METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bencana banjir bandang di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menyita perhatian banyak pihak.

Salah satunya Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi.

Ia hadir mengecek langsung posko pengungsian dan menyapa warga terdampak, Kamis 14 Maret 2024.

Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya akan mengerahkan pasukan Brimob dan Sabhara dalam proses pembersihan material.

Brimob, Sabhara, TNI dan masyarakat saat ini masih melakukan pembersihan rumah, katanya.

Baca Juga: BPBD Kota Pekalongan Masih Terus Mengevakuasi Warga Terdampak Banjir ke Lokasi Pengungsian

Luthfi juga menyampaikan soal informasi banjir bandang ini merupakan akibat dari jebolnya pelindung udara (embung) pabrik yang berada di dekat Desa Wangandowo.

Ia menekan pabrik harus segara memperbaiki embung tersebut agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Nanti akan dilakukan pembetulan, ada dua embung (penampungan air pabrik), akan di-recovery (pemulihan) lagi. Termasuk lapor atas rumah-rumah yang rusak,” ucapnya.

Di lokasi pengungsian, Polda Jateng membangun posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak.

Ahmad Luthfi juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada beberapa warga yang terdampak. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Wangandowo #kabupaten Pekalongan #banjir bandang #kapolda jateng ahmad luthfi