Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dampak Jebolnya Embung PT HAI, Kerugian Infrastruktur Desa Wangandowo Capai Rp 1,2 Miliar

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 22 Maret 2024 | 00:07 WIB
PORAK PORANDA: Kondisi rumah yang hancur tersapu banjir bandang, Desa Wangandowo, Bojong, Kabupaten Pekalongan.
PORAK PORANDA: Kondisi rumah yang hancur tersapu banjir bandang, Desa Wangandowo, Bojong, Kabupaten Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kerugian fisik atau infrastruktur akibat jebolnya embung PT HAI yang memporakporandakan Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, sudah terhitung.

Dari penghitungan tim teknis Pemkab Pekalongan, angkanya mencapai Rp 1,2 miliar.

"Iya, Rp 1,288 miliar. Itu baru untuk konteks infrastruktur saja, seperti kerusakan rumah warga, gedung, dan bangunan fisik lainnya," kata Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar, Selasa 19 Maret 2024.

Semua kerugian itu, kata Akbar, sudah sepakat akan ditanggung oleh pihak perusahaan yakni PT HAI. Saat ini semuanya sedang diproses.

Akbar menambahkan, Pemkab Pekalongan mendorong pemulihan infrastruktur itu segera dilakukan. Terutama untuk rumah-rumah warga yang hanyut dan rusak.

Tercatat ada tiga rumah yang hilang atau hanyut tergulung banjir bandang. Penghuninya sementara ini tinggal di rumah kontrakkan yang dibiayai PT HAI.

"Ada dua kelurga yang tinggal di kontrakkan, sedangkan yang satu sementara ini masih memilih tinggal di saudara atau kerabatnya," kata Akbar.

Sementara itu rumah-rumah yang rusak tercatat ada puluhan. Proses rehab akan dimulai secepatnya. Pemkab Pekalongan menarget paling tidak bisa selesai atau pulih sebelum lebaran.

"Kalau yang rumah hanyut, tentu saja butuh waktu. Tapi yang rusak ringan semoga bisa sebelum lebaran lah," ucapnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Wangandowo #kabupaten Pekalongan #banjir bandang #Bojong #PT HAI