Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Salut! Momen Warga Nobar Timnas Indonesia di Alun-Alun Kajen Kabupaten Pekalongan Tak Bubar Meski Diguyur Hujan Deras

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 2 Mei 2024 | 01:00 WIB
NOBAR DI BAWAH HUJAN: Suasana nobar di jalan raya kawasan Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, saat hujan masih mengguyur, Senin (29/4/2024) malam.
NOBAR DI BAWAH HUJAN: Suasana nobar di jalan raya kawasan Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, saat hujan masih mengguyur, Senin (29/4/2024) malam.

 

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Antusiasme warga Kabupaten Pekalongan nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia U-23 di kawasan Alun-Alun Kajen, Senin malam 29 April 2024 lalu, patut diacungi jempol.

Mereka tidak bubar dan tetap bertahan menonton meski di bawah guyuran hujan.

Pemandangan ini tampak saat nobar Indonesia kontra Uzbekistan yang digelar Pemkab Pekalongan malam itu. 

Hujan mulai mengguyur sejak setengah jam sebelum laga dimulai. Penonton yang semula sudah berjubel, sebagian menyingkir.

Tapi banyak juga yang tak beranjak dan memilih tetap bertahan. Terutama penonton yang berada di barisan paling depan, dekat dengan layar.

Pantauan koran ini, penonton totalitas itu kebanyakan kawula muda. Mereka bertahan sampai laga usai, walaupun tubuh dan pakaian dalam keadaan basah.

Mereka duduk lesehan di atas aspal yang basah. Ada yang mengenakan helm, tapi jauh lebih banyak yang tanpa pelindung tubuh apapun. 

Penonton yang menyingkir baru kembali ke lokasi ketika hujan berhenti.

Jalan Raya Mandurorejo, depan Alun-Alun Kajen, tempat nobar itu, seketika kembali menjadi lautan manusia.

Pedagang-pedagang pun kembali menjajakan dagangannya, mendekat ke kerumunan. 

Pejabat Pemkab Pekalongan yang terpantau bertahan saat hujan ialah Sekda Yulian Akbar. Meski harus menggunakan payung, ia tetap berada di lokasi dekat layar

Kasat Samapta Polres Pekalongan AKP Suhadi juga terpantau berada di lokasi.

Ia malah berada di paling depan, duduk di dekat layar dengan mengenakan jas hujan plastik warna hijau.

"Kelihatannya hujan akan reda, semoga begitu. Tadi penonton sudah sangat semangat. Ada yang menyingkir, tapi yang di depan ini luar biasa, tidak beranjak sedikit pun," ujarnya.

Gol Indonesia yang dicetak Ferari terjadi saat hujan sudah reda dan penonton kembali penuh.

Gol tersebut sempat membuat lokasi nobar bergemuruh. Penonton di barisan depan juga sempat menyalakan flare.

Gemuruh bahagia berubah jadi umpatan kekecewaan karena gol tersebut dianulir wasit. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#timnas indoensia #kabupaten Pekalongan #nobar #Alun-Alun Kajen