METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Tahun 2024 ini PMI Kabupaten Pekalongan menargetkan bisa mendapat 20 ribu kantong darah dari kegiatan donor.
Ini karena berkaca dari tahun lalu, banyaknya kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit.
"Pada tahun 2023 kami melayani permintaan darah sebanyak 18.761 kantong, itu 96 persen dari permintaan rumah sakit," ujar Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Arini Harimurti.
Berkaca dari pengalaman itu, ada empat persen permintaan darah rumah sakit yang belum bisa terpenuhi.
Baca Juga: Libur Nataru, Pendonor Masih Bisa Donor ke UDD PMI Kota Pekalongan
Namun, kata Arini, itu bukan karena kekurangan stok di PMI. Melainkan karena pembatalan dari pihak rumah sakit.
"Iya, kadang-kadang ada beberapa komponen darah yang rumah sakit butuhkan, tapi kami belum ada," jelasnya.
Padahal, lanjut Arini, PMI Kabupaten Pekalongan sudah dilengkapi alat aferesis (penyaring komponen darah).
Di Jateng, alat ini hanya dimiliki empat PMI yakni Kota Semarang, Solo, Purworkerto, dan Kabupaten Pekalongan.
"Sebab itu, tahun ini sedapat mungkin kami harus bisa memperoleh 20 ribu kantong darah. Agar kebutuhan darah bisa terpenuhi dengan baik," ujar mantan Wakil Bupati Pekalongan. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla