METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bawaslu Kabupaten Pekalongan menyebut belum ada temuan dalam proses pencocokan dan penilitian (coklit) data pemilih pilkada 2024 sejauh ini.
Namun banyak kendala didapati, terutama terkait kondisi geografis lapangan.
Kendala di antaranya yakni rob di wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan.
Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (pantarlih) harus berjibaku dengan genangan air meski tidak begitu parah.
Baca Juga: Jawab Keraguan Publik, PKB Deklarasikan Fadia Arafiq-Sukirman untuk Pilkada Kabupaten Pekalongan
"Begitupun kami yang melakukan pengawasan, harus menerjang rob dan sebagainya. Tapi kami pastikan prosesnya tetap sesuai prosedur," kata Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Pekalongan Budi Nur Hadi Wibowo.
Kendala juga didapati di wilayah pegunungan. Ada banyak titik minim bahkan nihil sinyal.
Hal ini membuat petugas Pantarlih kesulitan komunikasi dan input data. Selain itu medan menuju permukiman cukup ekstrem.
"Tapi kami pastikan petugas Pantarlih tetap melakukan coklit secara tatap muka dan input data secara akurat. Dalam pengawasan kami sejauh ini belum ada temuan," ucapnya.
Terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Dika Redana mengatakan sejauh ini petugas pantarlih masih bisa mengatasi kendala di lapangan.
"Kami selalu komunikasi dan pantau juga, yang di daerah rob katanya kedalaman air masih memungkinkan untuk dilewati dengan jalan kaki. Kami imbau mereka tetap hati-hati," ujarnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla