Tepati Janji, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Bangun Sirkuit untuk Tampung Hobi Pecinta Balap Motor
Nanang Rendi Ahmad• Kamis, 11 Juli 2024 | 22:37 WIB
PELETAKAN BATU PERTAMA: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan sirkuit balap motor di kawasan UMKM Center, Kecamatan Kedungwuni, Rabu (10/7/2024).
METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menepati janjinya membangun sirkuit atau arena balap motor di kawasan UMKM Center, Kecamatan Kedungwuni.
Pembangunan resmi dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama pada Rabu 10 Juli 2024 kemarin.
Pembangunan sirkuit ini merupakan salah satu janji politik Fadia saat kampanye Pilkada 2021.
Baru bisa terlaksana tahun ini karena sempat mengalami kendala perizinan.
Pada tahun 2022 sempat direncanakan dibangun di wilayah Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni. Namun hingga tahun 2023 izin penggunaan tanah tak keluar.
Berikutnya berganti akan dibangun di wilayah Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen. Namun ternyata akses menuju lokasi sulit dan diperkirakan menelan anggaran besar.
"Akhirnya kami sepakati dibangun di kawasan UMKM Center ini yang malah lebih strategis. Tanahnya juga milik Pemkab Pekalongan," kata Fadia.
Pembangunan sirkuit ini menelan anggaran Rp 3,3 miliar. Itu hanya untuk arena (jalan sirkuit) dengan total panjang 925 meter. Belum termasuk tribun penonton dan sarana prasarana sirkuit.
LANSKAP: Gambar rencana lanskap sirkuit balap motor Kabupaten Pekalongan.
Dengan panjang 925 meter, kata Fadia, memang belum memenuhi standar untuk penyelenggaran setingkat nasional.
Namun sudah cukup untuk sekelas provinsi. Pembangunan sirkuit ini ditargetkan akan rampung pada November 2024.
"Tapi ini baru pembangunan tahap pertama, target kami biar standar nasional. Nanti tahap berikutnya akan kami tambah lagi panjang arena dan kelengkapan sirkuitnya," ujar Fadia.
UPAYA CEGAH BALAP LIAR
Bupati Fadia Arafiq mengungkapkan pembangunan sirkuit ini merupakan caranya menampung hobi komunitas pecinta balap motor Kabupaten Pekalongan. Juga sebagai upaya mencegah aksi balap liar.
"Saya berharap mereka menyalurkan hobi balapan di tempat yang tepat, tidak sembarangan balapan di jalanan yang membahayakan banyak orang," ungkap Fadia.
Fadia berpesan sirkuit ini nantinya jadi sarana berekspresi anak muda pecinta balap motor.
BAHAGIA: Komunitas dan pecinta balapan motor Kabupaten Pekalongan meminta berfoto bersama Bupati Fadia Arafiq dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu.
Ia juga berharap komunitas maupun persatuan pecinta balap motor guyub dan bersatu setelah ada sirkuit.
"Pakailah (sirkuit) ini. Nanti jadwal pemakaian biar diatur secara baik, biar tidak bentrok waktunya. Pokoknya manfaatkan wadah yang kami sediakan ini," ucapnya.
Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu mengatakan, lokasi sirkuit di kawasan UMKM Center merupakan langkah tepat dan strategis.
Ia mengaku sebagai salah satu pihak yang mendorong penempatan sirkuit balap di kawasan tersebut.
"Istilahnya, biar sekali tembak dua kena. Selain ada arena balap di sini, UMKM kita insyallah juga akan jalan dan meningkat. Karena di sini akan ramai, semoga pelaku-pelaku UMKM di kawasan ini bisa ikut memanfaatkan keramaian," ungkapnya. (nra/ida)