METROPEKALONGAN.COM, Kajen - 25 pemuda Kabupaten Pekalongan dikukuhkan jadi petani milenial lewat program dari Kementerian Pertanian (kementan).
Mereka bakal diterjunkan ke dunia pertanian. Pemkab Pekalongan meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) tak asal mendampingi mereka.
Pengukuhan dilakukan di kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Karanganyar, baru-baru ini.
Mereka telah mendapat pembekalan dan pelatihan untuk menjadi pelaku agrobisnis.
Mulai dari akses permodalan, pengembangan kapasitas, hingga keterampilan agrobisnis.
Ditambah pelatihan dari penyuluh swadaya Komisariat Daerah (Komda) Petani Milenial Kabupaten Pekalongan.
"Saya sudah minta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyeriusi program ini. Kami sudah rencanakan nanti akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi,"ucapnya saat menghadiri pengukuhan.
Akbar mengaku, Pemkab Pekalongan sangat berharap program ini berjalan dengan baik. Sebab pemkab sangat membutuhkan regenerasi petani.
"Ini yang sedang mau saya bangkitkan, karena pertanian di Kabupaten Pekalongan potensinya luar biasa. Kami harap petani milenial ini akan menyebarkan virus bertani ke anak muda yang lain," ujarnya.
Saat pembekalan petani milenial beberapa bulan lalu Akbar juga pernah mengatakan bahwa Pemkab Pekalongan ada komitmen serius atas program ini.
Salah satunya dengan cara mengadakan afirmasi untuk pengembangan petani milenial. Hal itu masuk dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2025. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla