METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Setelah menyasar ke pegunungan dan pesisir, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) giliran menggarap wilayah tengah Kabupaten Pekalongan.
Jalan rusak di Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, kini jadi sasaran mereka.
Pengerjaan sudah dimulai usai TMMD Sengkuyung III 2024 dibuka dengan upacara pekan lalu.
Jalan rusak yang akan diperbaiki dengan dana TMMD ini merupakan jalan penghubung Desa Gebangkerep ke Desa Purworejo dan Kalijambe.
Tahap pertama baru akan dikerjakan sepanjang 500 meter dengan lebar tiga meter. Nantinya akan dilanjutkan tahap kedua sepanjang 200 meter dan lebar empat meter.
Selain jalan, TMMD juga akan mengerjakan pembangunan talud sepanjang 50 meter dan tinggi satu meter.
"Anggaran untuk sasaran fisik tersebut total Rp 316 juta lebih, serta ada pula sasaran nonfisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat," kata Perwira Penghubung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Kav Purbo Suseno.
Pengerjaan sasaran fisik itu ditarget akan rampung dalam 30 hari. Pengerjaan akan melibatkan masyarakat sekitar dengan prinsip gotong royong.
Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso menambahkan,
kegiatan TMMD ini merupakan wujud sinergitas antara pemerintah daerah dengan TNI dan instansi terkait. Pihaknya mengapresiasi TNI telah turut membangun Kabupaten Pekalongan.
"Dengan kerjasama TNI melalui program TMMD ini maka percepatan pembangunan di Kabupaten Pekalongan akan tercapai. Tentu masyarakat sekitar juga terbantu karena kegiatan ekonomi akan lebih lancar dengan kondisi jalan yang baik," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla