METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Ada kobaran api, semua penghuni kantor KPU Kabupaten Pekalongan seketika berlari keluar gedung.
Mereka lalu melingkar dan bekerjasama memadamkan api yang berkobar di area halaman kantor.
Begitulah suasana simulasi pemadaman kebakaran yang dilakukan para personil KPU Kota Santri, beberapa waktu lalu.
Tak hanya sibuk mengurus tahapan pilkada serentak 2024, KPU Kabupaten Pelalongan juga berlatih tanggap darurat kebakaran.
Pelatihan ini mereka lakukan untuk mengantisipasi insiden kebakaran yang mungkin terjadi.
Pelatihan ini mendatangkan pemandu dari tim Pemadam Kebakaran (damkar) Kabupaten Pekalongan.
“Jadi ini memang kami ingin belajar bagaimana nanti seumpama ada kejadian-kejadian yang berhubungan dengan kebakaran. Apalagi memang ada beberapa kasus kantor KPU kebakaran. Kami rasa ini penting juga,"kata Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izzah.
Ia mengungkapkan, kantor KPU Kabupaten Pekalongan sebenarnya sudah dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR).
Kendati begitu, rata-rata pegawai dan komisioner KPU awam mengoperasikannya.
"Kalau ada tapi tidak bisa menggunakannya, atau panik lalu tidak sempat menggunakannya kan bahaya. Kami perlu belajar menghadapi situasi seperti itu," ucapnya.
Terlebih, sambung Izzah, KPU menyimpan semua dokumen penting pemilu.
Dalam pelatihan itu pihaknya juga berlatih mengevakuasi dokumen-dokumen tersebut.
"Iya, terutama dokumen-dokumen yang fisik, kami perlu dahulukan untuk dievakuasi," tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla