METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kinerja Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan terus meningkat dan menunjukkan hasil positif.
Mulai dari segi jumlah pelanggan, cakupan wilayah pelayanan, hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tren positif itu diraih sejak PDAM Tirta Kajen di bawah kepemimpinan Nur Wachid sebagai direktur.
Secara rinci pelanggan PDAM Tirta Kajen per 30 September 2019 tercatat sebanyak 18.546 pelanggan, namun hanya 16.195 pelanggan aktif.
Hingga 30 Juni 2024 jumlah itu kini meningkat menjadi 32.316 (174,24 persen) dengan 27.795 pelanggan aktif.
Sementara untuk cakupan layanan PDAM Tirta Kajen meningkat dari 11 kecamatan pada 2019 menjadi 13 kecamatan pada 2024 ini.
Peningkatan ini juga berbanding lurus dengan meningkatnya laba usaha sebesar 254,98 persen (sejak 2018-2023).
''Untuk capaian kontribusi terhadap PAD, dbandingkan tahun 2018 hingga tahun ini mengalami kenaikan sebesar 480,28 persen,'' jelas Nur Wachid.
PDAM Tirta Kajen di bawah Nur Wachid juga telah mendapat penilaian positif dari kementerian pusat.
Mulai 2019 sampai 2023, PDAM Tirta Kajen mendapat penilaian "Sehat" dari Kementerian PUPR.
Lalu dari Kemendagri, Tirta Kajen selalu mendapat penilaian baik dalam periode 2019-2023.
PDAM Tirta Kajen juga menyabet sejumlah penghargaan. Pada 2020 memperoleh penghargaan Mitra dalam program peningkatan Sambungan Rumah (SR) melalui akses perpipaan oleh Perpamsi dan Water.org.
Pada tahun yang sama meraih penghargaan Peningkatan Jumlah Pelanggan dan Kinerja Pelayanan dari Jawa Pos Radar Semarang.
Tahun 2022, mendapat penghargaan sebagai perusahaan dengan kinerja terbaik ke IX di tingkat PDAM Jawa Tengah oleh PD Perpansi Jateng.
Kemudian tahun 2023 mendapat BUMD Awards 2013 Peringkat II Nasional untuk kategori PDAM Kecil dari Menteri Dalam Negeri (mendagri).
''Semoga ke depannya kinerja kami bisa lebih bagus. Dengan bekerja secara maksimal, kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah,' tutup Nur Wachid. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla