METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Abdul Munir dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ditunjuk jadi Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sementara.
Didampingi Ruben Prabu Faza dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua DPRD yang juga sementara.
Mereka akan memimpin dalam jangka waktu tertentu sampai Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terbentuk.
Penunjukan pimpinan DPRD sementara itu berdasarkan perolehan suara terbanyak hasil Pemilu 2024.
Munir mengatakan, ada empat tugas yang diemban pimpinan sementara ini.
Empat itu yakni memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi, memfasilitasi penyusunan rancangan peraturan tentang tata tertib DPRD, dan memproses penetapan pimpinan DPRD definitif.
"Jadi kami harus segera bergerak karena ini waktunya terbatas," ucapnya.
Munir menarget, empat tugas tersebut rampung dalam waktu satu bulan.
Ia akan segera mengumpulkan semua anggota DPRD Kabupaten Pekalongan yang pada Rabu 14 Agustus 2024 lalu dilantik.
"Iya, kami mohon semuanya solid dan cepat agar alat kelengkapan segera terbentuk lalu segera bisa bekerja," ungkapnya.
Baca Juga: Jadi Legislator Termuda di DPRD Kota Pekalongan, Ini yang akan Dilakukan Meutia Azkia M Desky
Munir merupakan petahana. Ia sudah menjadi anggota DPRD dan berpengalaman sebagai Komisi IV di periode 2009-2024.
Sejak hasil Pemilu 2024 keluar, ia memang dikabarkan jadi nama terkuat yang akan duduk di kursi Ketua DPRD ke depan.
Sementara Ruben merupakan wajah baru di keanggotaan DPRD terkini.
Di internal Partai Golkar ia menjabat sebagai sekretaris. Ia juga dikabarkan jadi nama terkuat yang akan ditunjuk partai untuk menduduki jatah kursi DPRD.
Kendati demikian Ruben mengatakan, ada beberapa nama yang tengah diusulkan ke partai untuk mengisi jatah kursi wakil DPRD itu.
Selain dirinya, ada Sabiq Ashraff (anak Bupati Pekalongan) dan Rizal Effendi (ipar Bupati Pekalongan).
"Saya memang salah satunya (yang diusulkan). Tapi rekomnya belum turun," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla