METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan periode 2024-2029 belum rampung.
Namun fraksi-fraksi sudah terbentuk. PKS yang hanya dua kursi digabung ke Fraksi Partai Golkar.
Sama seperti periode sebelumnya, total jumlah fraksi di DPRD Kabupaten Pekalongan kali ini juga enam fraksi.
Terdiri atas Fraksi PKB, Partai Golkar, PDI Perjuangan, PAN, Partai Gerindra, dan PPP.
Kali ini, PKS juga tidak memiliki fraksi tersendiri.
Di periode sebelumnya, PKS yang hanya satu kursi digabung ke Fraksi PPP.
Kali ini digabung ke Fraksi Partai Golkar. Dengan demikian Fraksi Partai Golkar berisi 11 orang (9 orang kader Partai Golkar, 2 orang kader PKS).
"Kalau untuk ketua-ketua fraksi ini belum, nanti tunggu tiga hari ke depan. Penunjukan ketua fraksi itu wewenang masing-masing partai nanti yang mengusulkan," kata Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sementara Abdul Munir, kemarin.
Soal Alat Kelengkapan Dewan (AKD), kata Munir, saat ini baru terbentuk kerangkanya.
Masih akan ada rapat gabungan untuk menyepakati kerangka itu.
"Ketika semua sudah disepakati, lalu kami paripurnakan dalam waktu dekat," imbuhnya.
Munir menambahkan, di periode kali ini ada perbedaan soal penyebutan "Komisi DPRD".
Periode lalu, Komisi disebut dengan "Komisi I,II,III, IV". Pada periode kali ini akam disebut "Komisi A,B,C,D".
"Komisi A membidangi Hukum dan Pemerintahan, Komisi B membidangi Ekonomi dan Perdagangan, C membidangi Pembangunan Fisik dan Sarana-Prasarana, dan D membidangi Pendidikan Sosial dan Kesehatan," jelasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla