METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kodim 0710/Pekalongan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan dalam menyukseskan program Keluarga Berencana (KB).
Mereka menggelar layanan KB gratis di Kota Santri. Tak hanya di titik tertentu, mereka bergerilya ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan (total 19 kecamatan).
Gerilya ini berlangsung sudah sejak Selasa, 10 September 2024 lalu. Saat ini masih berjalan dan akan berakhir pada 19 September 2024 nanti.
Dalam sehari, tim bisa menggelar di dua titik. Hari pertama mereka beraksi di Puskesmas Doro II dan Puskesmas Kajen I. Uniknya, tim tidak menunggu akseptor (orang yang ber-KB).
Tentara bersama Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) keliling mencari akseptor. Tak hanya itu, tentara juga mengantar kembali akseptor ke rumah.
Baca Juga: Banyak Kasus Stunting Timpa Keluarga Kaya, Ini Strategi Bupati Fadia Arafiq dalam Mengatasinya
"Jadi sistemnya kami antar-jemput. Bersama PLKB, kami data pasien dulu, kemudian ajak ke pelaksanaan, lalu kami antar kembali ke rumah. Ini dalam rangka menyambut HUT ke-79 TNI," kata Babinsa Koramil 15/Doro Serka Nur Haziz.
Dalam gerilya ini, tim bukan tidak menghadapi kendala. Selain medan menuju ke pelosok desa, tim tak jarang menjumpai warga yang ragu KB.
"Enggak banyak sih, tapi memang masih ada warga yang malu dan ragu – ragu ikut KB. Tapi berkat edukasi dan pendekatan tim PLKB dan kami, akhirnya ada yang mau juga," ucapnya.
Amalia Safira, salah seorang PLKB mengatakan butuh pendekatan yang telaten untuk mengedukasi dan menyosialiasaikan program KB di desa-desa.
"Kemarin di Puskesmas Doro II untuk sementara ada 25 orang akseptor dan kemungkinan akan bertambah," ungkapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla