METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sirkuit balap motor Kabupaten Pekalongan rampung dibangun.
Bupati Fadia Arafiq langsung menargetkan sirkuit digunakan untuk perlombaan perdana tahun ini.
Sirkuit balap motor yang berlokasi di kompleks UMKM Center, Kecamatan Kedungwuni, ini mulai dibangun dan rampung pada 2024 lalu.
Namun baru tahap pertama dan kini belum diresmikan.
Bupati Fadia Arafiq meninjau sirkuit Rabu 8 Januari 2025.
Peninjauan dilakukan seiring dengan rampungnya pembangunan yang rencananya akan terus dikembangkan hingga memenuhi standar kejuaraan nasional.
Saat ini, kata Fadia, baru siap untuk sekelas kejuaraan daerah (Kejurda).
"Sejauh ini, alhamdulillah, semuanya berjalan baik. Tentu masih banyak yang perlu ditambahkan, seperti tribun, akses pintu masuk, dan fasilitas lainnya agar sirkuit ini mendukung kejuaraan nasional,” kata Fadia.
Peresmian sirkuit ini rencananya dilakukan usai Idul Fitri tahun ini.
Fadia berharap, momen peresmian itu sekaligus ada perlombaan perdana.
"Setelah Lebaran, kami rencanakan ada lomba sekaligus peresmian sirkuit," ungkapnya.
Soal pengembangan sirkuit, Fadia akan bekerjasama dengan kementerian terkait melalui Komisi X DPR RI.
Menurutnya keberadaan sirkuit berstandar nasional akan berdampak positif terhadap Kabupaten Pekalongan.
Baik dari sisi promosi maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Jika sirkuit ini bisa memenuhi standar nasional, dengan tribun dan akses pintu masuk yang memadai, kami optimistis PAD akan meningkat. Akan banyak orang dari luar daerah datang ke sini sehingga lebih mengenal Kabupaten Pekalongan," ucapnya.
Sementara itu Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu yang turut meninjau lokasi menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan sirkuit Kabupaten Pekalongan melalui bantuan dari pemerintah pusat.
“Saya akan berupaya meminta dukungan dari Kementerian Olahraga, karena kami bermitra di komisi X, untuk menambah fasilitas yang diperlukan, seperti tribun dan perluasan lintasan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan prestasi olahraga di daerah," ujar Ashraff. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla