Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

133 Orang Mengungsi Akibat Banjir, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tinjau Pengungsian

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 24 Januari 2025 | 12:47 WIB

CEK PENGUNGSIAN: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau pengungsian korban banjir di gedung Kopindo, Kecamatan Wiradesa, Kamis (23/1/2025).
CEK PENGUNGSIAN: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau pengungsian korban banjir di gedung Kopindo, Kecamatan Wiradesa, Kamis (23/1/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sedikitnya 133 jiwa kini sedang mengungsi di gedung Kopindo, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Mereka merupakan warga terdampak banjir di wilayah pesisir akibat jebolnya tanggul sungai Sengkarang. 

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, kini banjir sudah mulai surut. Namun belum dapat dikatakan aman.

Sebab penambalan tanggul jebol masih bersifat sementara. 

"Sudah mulai ditutup, tapi itu masih sementara, secara darurat saja," ungkapnya. 

Ia menambahkan, penambalan itu masih berupa dengan karung berisi pasir.

Apabila hujan dan debit sungai deras, diperkirakan tambalan tak bisa mengatasi.

"Nah, ini sedang kamu upayakan dengan cara lain. Nanti segera kami atasi," ujarnya. 

Kondisi ini membuat pengungsi belum dapat dipastikan kapan kembali ke rumah.

Namun Pemkab Pekalongan akan memenuhi kebutuhan mereka selama di pengungsian. 

"Banjirnya sudah mulai surut, cuaca hari ini juga tidak hujan, kalau memang memungkinkan, mudah-mudahan mereka besok bisa kembali," ucap Fadia. 

Usai meninjau pengungsian, Fadia juga mengunjungi korban luka akibat longsor Petungkriyono yang dirawat di RSUD Kajen.

Fadia mengatakan, total ada delapan korban yang tengah menjalani perawatan di sana. 

"Kondisi mereka membaik, rata-rata karena mengalami patah tulang. Ada satu yang harus dilarikan ke rumah sakit di Banjarnegara karena harus menjalani tindakan operasi dan sedang trauma berat," pungkasnya. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #banjir #longsor