METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemerintah telah menyelesaikan satu lagi pekerjaan besar dalam penanganan bencana di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.
Yakni pembuatan bailey untuk mengganti jembatan putus di Desa Simego.
Jembatan bailey ini kini sudah bisa dilintasi sekaligus membuka akses di Simego yang dua pekan terputus.
Baca Juga: Tiga Jembatan Diresmikan Pj Bupati Batang, Telan Rp 17 Miliar
"Sudah, sudah terpasang dan sudah bisa dilintasi. Alhamdulillah," kata Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar kepada Jawa Pos Metro Pekalongan, Selasa 4 Februari 2025.
Akbar menambahkan, pemerintah kini tinggal beralih memikirkan pengerjaan jembatan Tembelan.
Jembatan ini yang paling krusial. Sebab berada di jalur utama penghubung pusat Kabupaten Pekalongan dengan Petungkriyono sekaligus Kabupaten Banjarnegara.
Baca Juga: Target Jembatan Putus Kali Belo Bisa Dilewati Minggu Depan, Pengerjaan Jembatan Darurat Dikebut
Sejak jembatan ini putus, akses Petungkriyono hanya bisa ditempuh via Banjarnegara.
"Iya, kami sekarang akan melangkah ke jembatan Tembelan sekaligus akses di Dukuh Dranan yang kemarin sempat ditinjau Pak Menteri PU (Pekerjaan Umum)," jelasnya.
Jembatan Tembelan sedianya bisa dikerjakan sejak beberapa waktu lalu.
Namun upaya pengiriman konstruksi bailey ke sana terkendala material longsor berupa batu besar yang menutup jalur.
Akbar mengatakan, batu besar itu kini sudah bisa disingkirkan.
"Alhamdulillah sudah berhasil disingkirkan. Ini material dan konstruksi bailey untuk jembatan Tembelan mulai berangsur dikirim ke lokasi. Semoga secepatnya segera selesai," tandas Akbar. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla