METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Tahun ini Kabupaten Pekalongan tak ada Festival Durian.
Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pekalongan tegas membatalkan acara tersebut.
Situasi pascabencana longsor dan banjir jadi alasannya.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (dinporapar) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, peniadaan festival durian dilakukan karena mempertimbangkan situasi yang tengah dihadapi Kota Santri.
Pemkab merasa tak bijak jika memaksa menggelar festival itu.
"Mengingat situasi Kabupaten Pekalongan yang baru saja menghadapi bencana banjir dan longsor. Tidak bijak kalau kami membuat acara yang bersifat mengumpulkan massa, bersenang-senang, sementara saudara-saudara yang lain sedang berduka," ungkapnya.
Ia menambahkan, Bupati Pekalongan mengarahkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang tertimpa bencana.
Terkait anggaran yang telah dialokasikan untuk Festival Durian, akan ada mekanisme pergeseran anggaran dan perubahan.
"Untuk anggaran sementara tidak kita laksanakan terlebih dahulu atau tunda sampai melihat situasi. Tapi kalau pada akhirnya tetap dilaksanakan, akan dialihkan menjadi kegiatan lain yang lebih tepat sasaran," jelasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla