METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kecamatan Talun hanya mengajukan satu usulan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Satu-satunya usulan itu yakni dibangunnya puskesmas rawat inap.
Ini membuat Talun tak seperti beberapa kecamatan lain yang rata-rata mengajukan banyak usulan.
Camat Talun Argo Ismoyo mengungkapkan hasil kesepakatan dengan semua kepala desa, Talun harus memiliki puskesmas rawat inap.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Pekalongan Siap Kawal Usulan Musrenbang Kecamatan Masuk RKPD
Sebab selama ini warga Talun harus ke Puskesmas Karanganyar yang jarak tempuhnya setengah jam.
Lebih dekat di Puskesmas Doro, namun di sana kerap penuh pasien dari wilayah setempat.
"Jadi kami tidak minta yang lain, Pak. Kami hanya minta itu (Puskesmas Rawat Inap) supaya bisa direalisasikan," pintanya kepada Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan yang menghadiri musrenbang.
Argo mengungkapkan, puskesmas rawat inap ini memang mendesak.
Baca Juga: Warga Kota Mulai Pekalongan Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas, Caranya Pun Mudah
Jumlah penduduk Talun dari bayi hingga lansia mencapai 29 ribu jiwa.
"Puskesmas rawat inap ini memang jadi cita-cita warga," katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir menanggapi usulan tunggal Kecamatan Talun ini.
Ia mengatakan, usulan dari Talun ini masuk akal dan memang jadi kebutuhan warga.
"Talun tidak minta jalan, tidak minta apa, saya pikir kebutuhan 2026 untuk memenuhi puskesmas rawat inap nyandak duite (cukup dananya)," ujarnya.
Munir menambahkan, pihaknya akan mendorong usulan puskesmas rawat inap ini dan harus ada persiapan lain.
Sebab rawat inap ini membutuhkan beberapa piranti, baik obat-obatan hingga tenaga medis.
"Ini tentu menjadi usulan aspirasi masyarakat, nanti akan kami respons dan ketika nanti ada pertemuan dengan Bupati, tentu akan kami sampaikan sebagai prioritas Kecamatan Talun,"tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla