METROPEKALONGAN.COM, Kajen - GP Ansor Kabupaten Pekalongan dengan ketua baru bersiap membuat gebrakan.
Lewat Departemen Lingkungan Hidup (LH), organisasi ini tengah menggodok pengembangan wirausaha sosial (sociopreneurship).
Rencananya, bentuk usaha yang akan mereka garap ialah budidaya maggot (larva lalat) dan bank sampah organik maupun non-organik.
Baca Juga: Achmad Fawaid Resmi Nahkodai GP Ansor Kota Santri, Ditetapkan secara Aklamasi
Ketua Departemen LH PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan Suroso menjelaskan, sampah organik nantinya akan dimanfaatkan untuk budidaya maggot yang memiliki potensi sebagai pakan ternak berkualitas tinggi.
“Budidaya maggot adalah solusi efektif dalam mengolah sampah organik sekaligus memberikan nilai ekonomi.
Selain itu, maggot memiliki kandungan protein tinggi yang sangat bermanfaat untuk pakan ternak,” jelasnya.
Sementara untuk sampah non-organik, kata Suroso, pihaknya berencana membentuk bank sampah yang akan mengumpulkan dan mengelola sampah anorganik dari masyarakat.
Baca Juga: LBH Ansor Batang Temukan Kejanggalan Kasus Pembunuhan Haniyah 2016, Hingga Kini Belum Terungkap
“Melalui bank sampah, kami ingin mendorong kesadaran masyarakat aka. pentingnya daur ulang dan meminimalisasi sampah yang berakhir di TPA (tempat pembuangan akhir)," tambahnya.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan Achmad Fawaid menyatakan, program ini sejalan dengan komitmen organisasi untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
"Kami ingin memberikan solusi yang berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan sampah, sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.
Program sociopreneurship ini diharapkan tidak hanya dapat mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan perekonomian lokal.
“Kami optimistis inisiatif ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat Kota Santri,” pungkas Fawaid. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla