METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan meminta maaf kepada pelanggan di wilayah Kecamatan Wiradesa.
Rusaknya sumur dalam di Pekuncen membuat air tak mengalir ke pelanggan.
Tirta Kajen saat ini masih terus bekerja menangani kerusakan tersebut.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Kajen Nur Wachid menyampaikan, ada indikasi kerusakan di sumur dalam Pekuncen.
Namun sejauh mana kerusakan itu, pihaknya belum bisa memastikan.
"Ini sedang kami lakukan mitigasi, pemeriksaan, dan tentu nanti langkah-langkah pemeriksaan. Kami belum bisa menyampaikan secara pasti karena titik kerusakan ini berada di kedalaman yang tidak sedikit, 60 meter di bawah tanah," ungkapnya.
Akibat kendala ini, pelanggan Tirta Kajen di lima wilayah Kecamatan Wiradesa terdampak.
Meliputi Kelurahan Bener, Kelurahan Pekuncen, Kelurahan Mayangan, Kelurahan Kepatihan, dan Desa Kauman.
Baca Juga: Soal Gangguan Aliran PDAM di Wilayah Kedungwuni, Ini Penyebab dan Target Penanganannya
Kebutuhan air pelanggan di wilayah tersebut akhirnya harus disuplai menggunakan truk tangki.
"Kami menggandeng BPBD dan PMI dalam pengiriman air bersih ini untuk paling tidak memberikan solusi pendek. Meskipun barangkali kami meyakini bahwa itu belum cukup, tapi kami upayakan lancar," ucap Wachid.
Ia belum bisa memastikan berapa lama penanganan kerusakan ini rampung.
Kemungkinan terburuknya, bisa sampai satu hingga dua bulan. Itu apabila kerusakan sangat parah dan butuh penanganan ekstra.
Sebagai solusi jalan tengah, kata Wachid, pihaknya sedang mengupayakan pengaturan ulang sistem atau rekayasa jaringan.
Yakni mendorong atau memindahkan jalan air dari sumber lain untuk diarahkan ke Wiradesa.
"Kalau ini bisa, alhamdulillah. Sehingga mungkin dropping air dengan truk tangki ke pelanggan tidak berlangsung lama dan bisa segera dihentikan. Ini sedang kami kerjakan," jelasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla