Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Viral Perempuan di Pekalongan Tertipu Calo CPNS yang Mengaku Dokter Kandungan, Begini Klarifikasi RSUD Kajen

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 4 Maret 2025 | 14:28 WIB

Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo, M. Kes.
Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo, M. Kes.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan buka suara terkait viralnya berita calo CPNS yang mengaku berprofesi sebagai dokter kandungan di RSUD Kajen.

Pihak rumah sakit menegaskan tak ada pegawai maupun dokter yang bernama Arufiardy Anntyo seperti yang disebut korban dalam keterangan di media.

Seperti diketahui, baru saja viral berita seorang perempuan tertipu calo CPNS.

Baca Juga: Kasus Penipuan Modus Penerimaan Polri di Pemalang, Polres Pastikan Penanganan Profesional dan Proporsional

Korban berinisial NK, 26, warga Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Ia sudah membayar hingga Rp 150 juta, namun tak kunjung lolos CPNS seperti yang dijanjikan si calo.

Kepada NK, si calo ini mengaku berprofesi sebagai dokter kandungan di RSUD Kajen.

Baca Juga: Warga Pekalongan dan Pemalang Jadi Korban Penipuan Jual Beli Mobil, Libatkan Oknum Kesatuan di Kota Semarang

Tiap kali bertemu NK, si calo kerap mengenakan pakaian korpri atau pakaian dinas.

Lengkap dengan emblem nama dr Arufiardy Anntyo, SpOG.

Direktur RSUD Kajen dr Imam Prasetyo mengaku, pihaknya sudah mendengar ramainya berita tersebut.

Baca Juga: Korban Penipuan CPNS Kemenkumham Lapor Kejaksaan, Muncul Dugaan Korban Lain

Ia menegaskan, nama yang dipakai pelaku itu bahkan tak ada di daftar pegawai RSUD Kajen.

"Kami sudah cek semua nama pegawai RSUD Kajen baik itu yang PNS, BLUD, maupun outsourcing, itu tidak ada nama tersebut. Apalagi dokter kandungan, tidak ada nama itu," ungkapnya. 

Imam menambahkan RSUD Kajen hanya memiliki empat dokter kandungan yakni dr. Arif Dharmawan, dr. Jatiningsih, dr. Dewi Susilowati, dan dr. Ilham Ramadhanis. 

"Ini sekalian kami klarifikasi di media, jadi tidak benar ada oknum dokter kandungan kami yang bernama itu (Arufiardy Anntyo)," tegasnya.

Soal pencatutan nama ini pihak RSUD Kajen belum terpikir untuk mengambil langkah hukum.

Baca Juga: Terdakwa Penggelapan dan Penipuan Juragan Batik Diputus Bebas, Puluhan Massa Geruduk PN Kota Pekalongan, Ini Kata Hakim

Imam mengatakan, saat ini pihaknya hanya melakukan klarifikasi di semua platform media sosial RSUD Kajen. 

"Termasuk di media dan nanti akan dilakukan juga oleh PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) RSUD Kajen," ucapnya. 

Kasus penipuan ini tengah diusut oleh Polres Pekalongan Kota. Kabarnya, identitas asli pelaku sudah diketahui, yakni berinisial AS, 35, warga Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Di media dikatakan, Polres Pekalongan Kota sudah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #penipuan cpns #RSUD Kajen #pekalongan