METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Mbah Saryamah, masih diberi umur dalam peristiwa maut yang dialaminya.
Lansia 63 tahun warga Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan ini selamat dari derasnya sungai Sengkarang.
Ia ditemukan setelah dicari selama 16 jam. Belum diketahui berapa lama Mbah Saryamah hanyut terbawa arus sungai.
Baca Juga: Berniat Menolong, Bocah 12 Tahun di Batang Malah Ikut Tenggelam
Namun yang jelas sejak ia dilaporkan hilang hingga ditemukan, lamanya 16 jam.
Dilaporkan hilang pada Jumat 7 Maret 2025 pukul 17.00, lalu ditemukan pada Sabtu 8 Maret 2025 pukul 09.00.
Saat ini sedang dirawat di RSUD Kajen.
Peristiwa bermula ada warga yang melihat Mbah Saryamah beraktivitas di kebun, pada Jumat 7 Maret 2025, sekitar pukul 11.00.
Baca Juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Satu Tewas, Dua Hilang
Lalu entah kenapa kemudian Mbah Saryamah berjalan ke arah sungai.
Padahal saat itu hujan dan arus sungai sedang deras. Pukul 15.30 masih ada orang yang melihat Mbah Saryamah di persawahan.
"Tapi hingga malam belum pulang, warga dibantu tim SAR mencari Mbah Saryamah dari habis Isya sampai jam sahur, terus dilanjutkan paginya," kata Yanto, warga setempat.
Baca Juga: Dua Bocah di Pekalongan Tewas Tenggelam Usai Bermain di Lokasi Banjir
Mbah Saryamah akhirnya ditemukan di dekat Jembatan Sipare, tepatnya 300 meter dari jembatan tersebut.
Informasi diperoleh, Mbah Saryamah ditemukan dalam keadaan sadar dan relatif stabil. Ia lalu dilarikan ke RSUD Kajen.
Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo mengatakan, saat ini kondisi Mbah Saryamah sudah semakin stabil.
Pihaknya masih terus memantau perkembangannya.
"Kami akan terus memberikan perawatan terbaik untuk memastikan kesembuhannya," ujarnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla