METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Polres Pekalongan menurunkan 462 personel untuk mengamankan arus mudik lebaran tahun ini.
Tidak hanya dari anggota kepolisian, para personel gabungan itu berasal dari TNI, Dinas Perhubungan (dishub), Dinas Kesehatan (dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satpol-PP.
Personel disebar di lima pos yang terdiri atas tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan.
Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso mengatakan tiga pos pengamanan ditempatkan di komplek International Batik Center atau IBC Wiradesa (pantura), kawasan Bebekan Kedungwuni, dan Rest Area 338A (jalan tol).
"Sedangkan pos pelayanan kami tempatkan di pintu keluar atau exit tol Bojong," katanya usai memimpin upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025, Jumat 21 Maret 2015.
Ia menambahkan, pada operasi Ketupat Candi 2025 ini wilayah Polda Jawa Tengah dimulai lebih awal yakni tanggal 23 Maret-7 April.
Sementara di polda lain dimulai tanggal 26 Maret.
"Jadi masa operasinya lebih panjang. Ini karena Polda Jateng jadi salah satu dari delapan polda yang mendapat atensi khusus sebab memiliki tingkat mobilitasnya tinggi," jelasnya.
Soal titik rawan kecelakaan, kata Doni, pihaknya akan meminimalisasi potensi terutama di jalur tol.
Sebab operasi ini dalam konteks arus mudik, lalu lintas akan banyak terkonsentrasi di jalan tol.
"Sedangkan untuk wilayah lokal kami lebih berfokus pada pengamanan kegiatan-kegiatan masyarakat menyambut idulfitri di seputar Kabupaten Pekalongan," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla