Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bupati Fadia Arafiq Tolak Rencana Pemkot Pekalongan Numpang Buang Sampah di TPA Kabupaten

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 18 April 2025 | 13:26 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq tegas akan menolak wacana pembuangan sampah Kota Pekalongan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) milik kabupaten.

Alasannya, TPA Bojonglarang milik Kabupaten Pekalongan juga sudah overload (kelebihan muatan).

Kabar ini mencuat ke publik bermula dari pernyataan Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab.

Baca Juga: Permohonan Kota Pekalongan Gunakan TPA Randukuning Belum Dapat Lampu Hijau, Batang Sudah Terimbas Peningkatan Sampah

Ia menyatakan, akan memohon kepada Pemkab Pekalongan dan Batang untuk bersedia menampung sementara sampah Kota Pekalongan di TPA milik dua kabupaten tetangga tersebut.

Langkah itu diambil untuk mengurai problem darurat sampah yang tengah terjadi di Kota Pekalongan buntut ditutupnya TPA Degayu oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Di media, Balgis juga mengungkapkan akan melayangkan surat resmi ke Kabupaten Pekalongan dan Batang.

Baca Juga: Langkah Kecil dari Pelajar, Dorong Budaya Pilah Sampah Demi Kota Pekalongan yang Lebih Bersih

Selanjutnya, kata dia, akan ditindaklanjuti dengan audiensi langsung kepada Bupati Pekalongan dan Batang. 

Rabu 16 April 2025, Bupati Fadia mengatakan dirinya belum menerima surat resmi dari Pemkot Pekalongan yang dimaksud.

Namun ia berpendirian akan menolak apabila surat resmi tersebut berisi permohonan untuk menampung sampah Kota Pekalongan.

Baca Juga: Kota Pekalongan Perang Terbuka Terhadap Sampah Liar, Siapkan Sanksi Berat dan Angkut Sampah dari Rumah Warga

"Kalau kabar itu benar, kami jelas tidak setuju. TPA milik kami juga sudah overload," tegasnya.

Fadia khawatir apabila sampah dari Kota Pekalongan dibuang ke sana, justru akan menimbulkan masalah baru. Baik masalah lingkungan maupun sosial.

"Jangan sampai nanti TPA kami juga ditutup seperti yang terjadi di Kota Pekalongan. Ini harus jadi perhatian serius," ungkapnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#TPA Bojonglarang #Bupati Pekalongan Fadia Arafiq #pemkot pekalongan #darurat sampah