METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Wacana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) baru di Kabupaten Pekalongan masih terus bergulir.
Sejauh ini ada tiga lokasi yang direncanakan bakal jadi lahan proyek tersebut, sekaligus pengganti TPA Bojonglarang.
"Ada beberapa calon lokasi, yaitu di Kalijoyo (Kajen), Kesesi, dan Bojong. Itu nanti mana yang cocok dan sesuai ketentuan akan ditunjuk (sebagai lokasi pembangunan TPA baru)," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul.
Baca Juga: Hidroponik dan Pupuk dari Sampah, Solusi Dinperpa Atasi Krisis Lahan dan Pangan di Kota Pekalongan
Terhadap tiga lokasi tersebut kini sedang disusun rencana induk dan Feasibility Study (uji kelayakan).
Sebab, kata Sumar, ada beberapa ketentuan dan kelayakan lahan untuk dibangun TPA.
Di antaranya terkait ketinggian lahan, kemiringan, jarak dari permukiman minimal 1 kilometer, dan berada di titik aman dari bencana.
Baca Juga: Pemkot Pekalongan Gencarkan Edukasi Pilah Sampah dari Rumah Menuju Kota Pekalongan Bebas Plastik
"Ini sedang dikaji terus, nanti kalau FS sudah, langsung lanjut ke penyusunan DED (Detail Engineering Design). Kami deadline tahun ini DED harus selesai," ungkapnya.
Sumar menambahkan, masih perlu dipikirkan oleh Pemkab Pekalongan soal sistem pengelolaan sampah di TPA baru nanti.
Pihaknya mengimbau jangan sampai TPA baru namun pengelolaannya tak berganti.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Balgis Diab Gaet Jemaat Gereja Jadi Pelopor Gerakan Nol Sampah di Kota Pekalongan
"Jadi perlu ditentukan nanti, apakah nanti akan menggunakan TPST seperti Banyumas, atau menggunakan TPA dengan sistem sanitary landfill," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla