METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemkab Pekalongan berencana akan membangun pos pengamanan di Kawasan Kuliner Gemek atau Bebekan, Kedungwuni.
Ini lantaran di kawasan tersebut kerap jadi lokasi keributan pemuda dan perusakan fasilitas publik.
Pos pengamanan tersebut akan dijaga oleh pihak Pemkab Pekalongan dengan menggandeng TNI-Polri.
Baca Juga: Pimpin Rapat Dinas, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Wakil Bupati Sukirman Tekankan Empat Isu Ini
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, sebab Gemek musti menjadi pantauan khusus.
Karena di Gemek itu ditaruh lampu sebagus apapun dirusak. Banyak laporan, kalau malam sering terjadi berantem.
"Karena itulah, memang harus ada pantauan khusus," ujarnya saat acara silaturahmi dan halalbihalal dengan tokoh masyarakat Kedungwuni, Selasa lalu 29 April 2025.
Bupati Fadia belum mengungkapkan kapan pos pengamanan tersebut akan dibangun dan beroperasi.
Namun saat ini ia sudah berkomunikasi dengan Camat Kedungwuni untuk menentukan letak pos tersebut didirikan.
"Kami cek dulu lahan milik pemerintah daerah (yang cocok dan strategis untuk membangun pos tersebut)," ucapnya.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kagumi Ponpes Al Fusha, Ini Katanya
Bupati Fadia menambahkan, Gemek tengah jadi perhatiannya dan PR (pekerjaan rumah) yang akan Pemkab Pekalongan garap.
Selain banyak kejadian meresahkan, kawasan kuliner itu kini sudah kumuh dan semrawut.
Dalam jangka panjang Pemkab Pekalongan akan merevitalisasi kawasan tersebut.
"Gemek ini akan jadi PR berikutnya yang akan kami kerjakan. Supaya jangan kumuh, supaya keamanannya juga lebuh bagus," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla