METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan menyiapkan delapan unit ambulans untuk mengawal empat kelompok terbang (kloter) calon jemaah haji.
Mereka menjamin pemeriksaan kesehatan jemaah akan dilakukan secara intensif sampai waktu pemberangkatan.
Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar rapat persiapan teknis keberangkatan jemaah haji Rabu lalu 30 April 2025.
hajiBaca Juga: Ini Syarat Wajib Agar Calon Jamaah Haji Bisa Istithaah sehingga Bisa Berangkat
Rapat menghadirkan sejumlah intansi terkait, termasuk Dinkes.
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kabupaten Pekalongan M. Khoirudin dalam rapat tersebut mengatakan, kesiapan terhadap pengawalan calon jemaah haji masih terus pihaknya kerjakan.
Selain ambulans, obat-obatan untuk bekal perjalanan jemaah juga sudah siap.
Baca Juga: 90 Persen Jemaah Haji Pekalongan Sudah Melunasi Biaya, Siap Berangkat Meski Banyak Tantangan
"Monitoring kesehatan akan kami lakukan secara intensif, termasuk selama masa karantina di Asrama Haji Donohudan hingga keberangkatan menuju Arab Saudi," katanya.
Ia menambahkan, per Rabu 30 April 2025 dari total 1.143 calon jemaah haji, 950 orang telah melalui proses pemeriksaan kesehatan. Sisanya masih dalam tahapan.
"Ini masih terus berjalan, dan akan terus kami pantau sampai nanti keberangkatan," ucapnya.
Baca Juga: Biaya Haji 2025 Turun Segini, Tapi Fasilitas Mewah Tetap Jalan, Ini Penjelasannya!
Informasi dari Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Pekalongan, calon jemaah haji Kota Santri akan diberangkatkan dari Kabupaten Pekalongan pada 5 Mei 2025.
Mereka terbagi menjadi empat kloter yakni kloter 20, 21, 22, dan 23. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla