Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemancing yang Hilang di Kali Paingan Kabupaten Pekalongan Belum Ditemukan, Tim SAR Akui Medan Pencarian Sulit

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 13 Mei 2025 | 22:03 WIB

PERJUANGAN: Tim SAR saat berjuang melanjutkan pencarian pemancing hilang di aliran Kali Paingan, Senin (12/5/2025).
PERJUANGAN: Tim SAR saat berjuang melanjutkan pencarian pemancing hilang di aliran Kali Paingan, Senin (12/5/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Seorang remaja hilang usai tercebur di aliran Kali Paingan.

Tepatnya di bawah Curug Sanggar, Dukuh Simendem, Desa Lambanggelun, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Hingga hari kedua pencairan, korban belum ditemukan. Diketahui, korban bernama Bagas Surya Arsalan, 18, warga Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran.

Baca Juga: Cerita Langsung dari Ribut, TKW yang Hilang di Malaysia setelah Pulang ke Kampung Halaman di Kabupaten Batang

Berdasarkan informasi dari temannya sekaligus saksi mata, Sugeng, korban awalnya sedang memancing.

Saat itu korban berdiri di tepi sungai, namun kemudian tergelincir. Peristiwa ini terjadi pada Minggu 11 Mei 2025 sekitar pukul 11.00.

“Saya sempat berusaha menolong, namun arus deras membuat Bagas cepat tenggelam dan hilang dari pandangan,” kata Sugeng.

Baca Juga: Hati-Hati! Ini Daftar Konten yang Dilarang Monetisasi di Facebook, Jangan Sampai Cuan Hilang Percuma

Tim SAR Bumi Santri Kabupaten Pekalongan melakukan pencarian pada hari pertama usai kejadian.

Pencarian juga dibantu oleh pihak kepolisian, TNI, Basarnar, BPBD, hingga perangkat desa dan warga setempat. Namun hasilnya masih nihil.

Pencarian dilanjutkan pada Senin kemarin 12 Mei 2025. Hingga pukul 16.00, masih nihil.

Baca Juga: Tim SAR Sementara Hentikan Pencarian Bocah Hilang di Kali Jahan

Andre, salah seorang anggota SAR Bumi Santri mengaku medan pencarian cukup sulit. Lokasi kejadian jauh dari organisasi. 

“Untuk menuju ke lokasi saja kami membutuhkan waktu 1 sampai 2 jam berjalan kaki melalui jalan setapak,” ungkapnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pemancing hilang #kabupaten Pekalongan #Paninggaran #SAR Bumi Santri #tim sar #Kali Paingan