METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Nahas menimpa AFA, seorang pelajar kelas 2 SMP di Kabupaten Pekalongan.
Anak 15 tahun itu tewas setelah tersambar petir saat bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan Desa Gondang, Kecamatan Wonopringgo.
Peristiwa terjadi pada Senin 12 Mei 2025 jelang petang.
Baca Juga: Pulang Mancing, Warga Pecalungan Tewas Diseruduk KA Argo Sindoro di Perlintasan Tak Berpalang
Sakit itu turun hujan. AFA bersama kedua rekannya, JB dan AMN, memang berniat bermain sepak bola.
Ketiga anak ini santri. Mereka berangkat bersama dari pondok pesantren Ar-Rahman, Desa Gondang, Kecamatan Wonopringgo.
Hujan deras disertai petir dan guntur yang sesekali menggelegar.
Baca Juga: Kejar Layangan Putus, Bocah di Kabupaten Pekalongan Tewas Tersengat Listrik
Namun ketiga santri itu tetap melanjutkan bermain.
Nahas, AFA tiba-tiba tiba setelah petir keras menyambar ke dekat itu.
“Saat itu JB dan AMN melihat korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri,” kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti.
Melihat itu kedua rekan korban selanjutnya berlari dan meminta bantuan kepada warga sekitar.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Wonopringgo.
Sesampainya di lokasi, petugas polisi melihat korban masih dalam keadaan dan tak sadarkan diri.
Baca Juga: Diduga Nekat Lawan Arah, Mobil Tabrak Bus di Ruas Tol Pemalang-Batang KM 332, Satu Tewas
Petugas bersama warga setempat selanjutnya mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Ki Ageng Sedayu, Wonopringgo.
Saat itu diketahui belum korban masih bernyawa atau sudah terbunuh.
“Korban dinyatakan meninggal oleh dokter jaga yang saat itu melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ungkap Suwarti. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla