METROPEKALONGAN.COM, Kajen - SD Negeri 03 Tegalontar, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, dibobol maling.
Mesin cetak (printer) dan satu unit laptop di ruang guru hilang. Pelaku berjumlah dua orang, satu tertangkap dan satu lainnya masih buron.
Pencurian terjadi pada 10 Mei 2025. Sementara pelaku baru berhasil diringkus pada Jumat lalu 23 Mei 2025.
Pelaku berinisial AS, 22, yang ternyata warga Dukuh Jatimalang, Kelurahan Sragi, tak jauh dari lokasi pencurian.
"Satu pelaku lain masih buron. Inisial DSV (25 tahun), warga Tumbal, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang," ungkap Kapolsek Sragi AKP Prisandi Tiar.
Pelaku beraksi saat sekolah masih sepi. Mereka beraksi dengan cara mencongkel pintu ruang guru lalu mengambil barang-barang yang ada di sana.
Baca Juga: Waspada, Tiga Remaja Ini Bobol 26 Kedai Es Teh di Semarang
Sasaran mereka barang elektronik. Ada printer dan laptop, dua barang itu yang akhirnya mereka gondol.
"Sebelum sadar ada barang hilang, pihak sekolah mendapati pintu ruang guru terbuka. Ketika dicek, ternyata ada bekas congkelan di gagang pintu. Lalu mereka baru mengetahui ada barang yang hilang," jelas Prisandi.
Pelaku AS mengakui ini bukan kali pertama aksinya mencuri di sekolah.
Baca Juga: Cegah Pencurian Rumah Kosong, Polres Pekalongan Kota Gencarkan Patroli Permukiman
Ia sebelumnya sudah pernah beraksi di SDN 03 Sragi, SDN 01 Tegalontar, dan MI Asy-Syafiiyah.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, itu yang diakui pelaku," tandas Prisandi. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla