Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkab Pekalongan segera Perbaiki Jalan Rusak Desa Werdi, Aksi Protes Tanam Pohon Pisang Batal

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 29 Mei 2025 | 02:55 WIB

SEGERA DIPERBAIKI: Kondisi jalan rusak Desa Werdi (gili tengah), Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/5/2025). Jalan ini akan segera diperbaiki Pemkab Pekalongan.
SEGERA DIPERBAIKI: Kondisi jalan rusak Desa Werdi (gili tengah), Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/5/2025). Jalan ini akan segera diperbaiki Pemkab Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Aksi protes warga yang rencananya akan menanam pohon pisang di jalan rusak Desa Werdi, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, batal.

Pasalnya, ternyata Pemkab Pekalongan sudah menganggarkan Rp 2 miliar untuk perbaikan jalan rusak tersebut.

Aksi tersebut sedianya digelar pada Selasa siang 27 Mei 2025. Seruan aksi tersebut tersebar di media sosial beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga: Pemkab Pekalongan Mulai Perbaiki Ruas Jalan Rusak dan Berlubang

Jelang aksi dimulai, jajaran Pemkab Pekalongan mendatangi lokasi dan menggelar audiensi dengan warga di balai desa setempat. Aksi protes di jalan akhirnya berganti dialog di balai desa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-Taru) Kabupaten Pekalongan Murdiarso yang hadir langsung dalam audiensi mengatakan, anggaran Rp 2 miliar untuk perbaikan jalan rusak Werdi itu sudah dialokasikan atas instruksi bupati.

Namun pengerjaan belum dilaksanakan karena masih dalam proses menuju lelang untuk mendapatkan pelaksana proyek.

Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bagikan Video Laporannya kepada Gubernur Jateng Soal Jalan Rusak Wiradesa-Kajen, Begini Tanggapan Ahmad Luthfi

"Juni ini lelang, lalu diharapkan Juli hingga Agustus 2025 pengerjaan," katanya.

Jalan Desa Werdi tersebut panjangnya 1,7 kilometer. Namun anggaran Rp 2 miliar baru cukup untuk perbaikan sepanjang 500 meter.

Murdiarso mengatakan, ini kaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Soal Jalan Rusak Wiradesa-Kajen, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Sudah Puluhan Kali Lapor Pemprov Jateng

"Jadi memang anggarannya terbatas dan kami tidak hanya menangani Werdi, banyak jalan lain yang juga membutuhkan," terangnya. 

Perbaikan jalan Desa Werdi (yang masyarakat setempat sebut sebagai "gili tengah") itu akan menggunakan konstruksi rabat beton. Ketebalannya direncanakan setinggi 40 sentimeter. 

"Karena kalau aspal, akan rusak begitu lagi. Jalan itu tanahnya labil, kanan-kirinya sawah. Sudah beberapa kali diaspal dengan dana pemeliharaan, dua-tiga bulan rusak lagi," ungkapnya. 

Baca Juga: DPRD Kabupaten Pekalongan Soroti Jalan Rusak Wiradesa-Kajen, Banyak Lubang dan Membahayakan Pengendara

Terpisah, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, ia tak akan mungkin menutup mata terhadap jalan rusak.

Ia menyebut, perbaikan jalan rusak merupakan prioritas utama kerjanya.Perbaikan jalan Desa Werdi itu, lanjut dia, sudah ia instruksikan sejak akhir tahun lalu.

"Saya mohon pengertian masyarakat. Jalan rusak di Kabupaten Pekalongan ini tidak hanya di Werdi. Sedangkan kemampuan keuangan daerah terbatas. Jadi saya mohon masyarakat sabar. Bukan tidak akan kami perbaiki, tapi ini memang harus bertahap," ucapnya.

Baca Juga: TMMD Sengkuyung III 2024 Giliran Garap Jalan Rusak di Wilayah Tengah Kabupaten Pekalongan

Ia mengimbau, masyarakat bisa mengecek di aplikasi Sirup (sistem informasi rencana umum pengadaan) untuk mengetahui jalan mana saja yang akan diperbaiki.

Terkait jalan Werdi, Fadia mengaku sudah memerintahkan untuk ditangani tahun ini. 

"Jadi sekali lagi saya minta masyarakat sabar, karena prosesnya harus ada lelang dulu, siapa pemenangnya, baru bisa dikerjakan. Itu sesuai aturannya begitu. Bukan simsalabim langsung jadi," tandasnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #Desa Werdi #jalan rusak #wonokerto