METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan sedang menggodok rencana penyiapan sumber air baru.
Hal ini untuk mengantisipasi cadangan air bersih yang tak seimbang dengan ledakan jumlah pelanggan beberapa tahun mendatang.
Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid mengatakan, hingga Mei 2025 terdapat 29.213 pelanggan.
Baca Juga: PDAM Tirta Kajen Mengaku Terbantu Oleh Viralnya Air Ajaib di Rowoyoso, Begini Penjelasannya
Dalam melayani pelanggan hampir 30 ribu itu PDAM Tirta Kajen membutuhkan air 300 liter per detik.
Sedangkan idle capacity (kapasitas menganggur atau cadangan air) PDAM Tirta Kajen tinggal 140 liter per detik.
"(Kondisi) ini sudah menjadi warning bagi kami. Maka kami mohon doa restu, kami punya mimpi untuk mempersiapkan sumber air baru dalam jangka waktu lima tahun ke depan," ungkap Wachid.
Ia mengutarakan, pihaknya mengupayakan penyiapan sumber baru sejak sekarang karena kebutuhan air bersih tak bisa dipenuhi dalam waktu singkat apalagi mendadak.
"Penanganan kebutuhan air bersih tidak akan bisa kami lakukan manakala (sumber dan cadangan) sudah habis," ujarnya.
Wachid mengungkapkan, mimpi PDAM Tirta Kajen ialah bisa menambah Idle Capacity atau cadangan sebesar 200 hingga 300 liter per detik.
Kapasitas sebesar itu ekuivalen (sepadan) dengan kebutuhan melayani 27-30 ribu pelanggan.
"Saat ini kami sudah mulai studi untuk mengkaji potensi-potensi sumber air baru. Doakan, lima tahun ke depan kami berhasil punya sumber air baru," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla