METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menggagas terobosan baru untuk memperkuat perlindungan terhadap anak-anak yatim.
Ia berencana meluncurkan "Kartu Khusus Anak Yatim".
Kartu tersebut nantinya akan memberikan akses prioritas anak yatim ke berbagai layanan, utamanya bidang pendidikan dan kesehatan.
Misalnya kemudahan mendaftar sekolah negeri (SD, SMP, SMA), bantuan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi untuk yang berprestasi, serta layanan kesehatan yang cepat dan mudah.
“Ini kartu istimewa. Insyaallah akan kami wujudkan. Intinya sekolah harus dipermudah, berobat juga akan dipermudah. Dan kalau ada kendala, anak-anak yatim bisa langsung lapor ke saya,” tegas Fadia.
Rencana ini disampaikan Fadia dalam acara peringatan 10 Muharram dan penyaluran bantuan kepada 300 anak yatim di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Minggu 6 Juli 2025.
Fadia menginstruksikan kepada seluruh camat segera mendata secara akurat anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih.
“Ada anak yatim yang secara ekonomi mampu, tapi banyak pula yang betul-betul perlu uluran tangan. Tolong bantu saya untuk mengetahui siapa saja mereka,” pesannya.
Belum ada kepastian kapan Kartu Khusus Anak Yatim ini akan diluncurkan dan skema pelaksanaannya seperti apa.
Namun kabarnya sudah mulai dipersiapkan oleh Pemkab Pekalongan. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla