METROPEKALONGAN.COM, Kajen – Banjir rob yang masih melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tirto berdampak serius pada jumlah pendaftar peserta didik baru di SMP Negeri 3 Tirto, Kabupaten Pekalongan.
Hingga hari terakhir pendaftaran, Jumat 4 Juli 2025, sekolah ini belum berhasil memenuhi kuota yang ditargetkan.
Dari total kuota 128 siswa untuk empat rombongan belajar, sekolah ini baru menerima 77 pendaftar.
“Minat dari wilayah Kota Pekalongan sebenarnya tinggi. Tapi sejak akses utama rusak, jumlah pendaftar dari daerah perbatasan kota dan kabupaten ikut menurun,” imbuhnya.
Berbeda dengan SMPN 3 Tirto, SMP Negeri 1 Tirto justru tetap dibanjiri pendaftar, meskipun juga terdampak banjir rob.
Akses jalan menuju sekolah itu dari arah Pantura maupun perkampungan sempat tergenang hingga 40 sentimeter, namun tidak menyurutkan minat calon siswa dan orang tua.
“Total pendaftar dari jalur prestasi, afirmasi, dan domisili mencapai 278 orang. Padahal kuota kami hanya 256 siswa untuk delapan rombongan belajar,” jelas panitia SPMB SMPN 1 Tirto, Arnis.
Dengan kondisi ini, sekolah tersebut justru melebihi target dan dipastikan akan membuka delapan kelas sesuai kuota.
Arnis menambahkan, pihaknya tetap memberikan layanan optimal di tengah situasi lingkungan yang terdampak banjir. (rifkahsaffanah/ida)
Editor : Ida Nor Layla