METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan tampaknya serius akan meluncurkan kartu khusus anak yatim.
Bupati Fadia Arafiq mengatakan, saat ini pemkab sudah mulai proses pendataan untuk para calon penerima.
"Insyaallah itu kami luncurkan nanti di tahun 2026. Saat ini sudah mulai saya minta kepada seluruh camat untuk mendata anak-anak yatim di wilayah mereka masing-masing. Jadi saat ini masih proses pendataan. Ini terobosan kami," kata Fadia usai melantik pengurus TP PKK di Aula Setda Kabupaten Pekalongan, Senin 14 Juli 2027.
Ia menjelaskan, kartu khusus ini akan menyasar anak-anak yang telah tidak memiliki ayah, ibu, atau keduanya.
Intinya, kata Fadia, ialah untuk anak yatim-piatu yang tidak mampu secara ekonomi. Tujuannya untuk memberi kemudahan akses pendidikan.
"Mereka harus bersekolah, tidak ada alasan lagi mereka tidak bisa bersekolah. Apalagi sekarang ada sistem zonasi. Mereka sudah tidak mampu, sulit masuk sekolah negeri, akhirnya putus sekolah. Nah, kartu ini untuk membantu mereka agar tetap bisa bersekolah," jelasnya.
Baca Juga: 200 Anak Yatim Sahabat Bhimasena Dapat Bantuan Tali Asih Jelang Lebaran
Fadia belum bisa menyebutkan kepasa berapa banyak anak yatim kartu tersebut akan diberikan.
Sebab saat ini masih dalam proses pendataan. Kartu tersebut nantinya bisa disebut sebagai akses khusus kepada anak-anak yatim untuk bersekolah. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla