Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

SAR Gabungan Latihan Operasi Penyelamatan di Perairan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Simulasikan Evakuasi Empat Pemancing Terseret Arus

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 28 Juli 2025 | 06:50 WIB

SIMULASI: Tim SAR Gabungan saat simulasi menyelematkan korban kecelakaan air di Laut Jawa, perairan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Minggu (27/7/2025).
SIMULASI: Tim SAR Gabungan saat simulasi menyelematkan korban kecelakaan air di Laut Jawa, perairan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Minggu (27/7/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Suasana darurat menyelimuti Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Minggu pagi 27 Juli 2025.

Empat pemancing dikabarkan terseret arus laut. Tiga di antaranya berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal.

Namun peristiwa ini bukanlah kejadian nyata. Seluruh rangkaian merupakan bagian dari simulasi evakuasi korban kecelakaan laut yang digelar tim SAR gabungan dalam latihan kesiapsiagaan bencana.

Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Temukan Pemancing yang Hilang di Kali Paingan

Simulasi ini menjadi puncak latihan gabungan hari kedua yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan Pantura Barat, bekerja sama dengan Basarnas Semarang dan BPBD Kabupaten Pekalongan.

"Tujuan utama latihan ini adalah meningkatkan kemampuan teknis dalam operasi SAR, khususnya water rescue, dapur umum, dan manajemen posko," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang Asnawi Suroso.

Latihan lapangan dimulai pukul 05.00 WIB. Diceritakan, empat pemancing terseret ombak di perairan Wonokerto.

Baca Juga: Pemancing yang Hilang di Kali Paingan Kabupaten Pekalongan Belum Ditemukan, Tim SAR Akui Medan Pencarian Sulit

Tim SAR langsung mendirikan Posko SAR Gabungan sebagai pusat komando, dan membentuk dua regu pencari (SRU).

Pada pukul 09.12 WIB, SRU 1 dan SRU 2 mulai menyisir area pencarian menggunakan perahu karet.

Selang beberapa menit, korban pertama, Agus Riyanto, ditemukan dalam kondisi selamat sekitar 1.000 meter dari bibir pantai. Korban langsung dievakuasi dan mendapat pertolongan medis.

Baca Juga: Tim SAR Sementara Hentikan Pencarian Bocah Hilang di Kali Jahan

Korban kedua, Budi Santoso, ditemukan pukul 09.35 WIB dalam kondisi terluka (patah tulang) dan langsung dirujuk ke RSUD Kraton. Disusul korban ketiga, Wahyu Firmansyah, yang juga selamat.

Sementara itu, korban keempat, Slamet, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh proses pencarian dilakukan sesuai dengan prosedur standar SAR, termasuk komunikasi, penanganan korban, dan evaluasi di posko utama.

Asnawi menambahkan, latihan SAR ini sudah dimulai sejak Sabtu 26 Juli 2025, dengan materi pelatihan meliputi teori evakuasi, pengelolaan posko, hingga tactical floor game (TFG).

Baca Juga: Operasi SAR di Petungkriyono Ditutup, Tim Tetap Upayakan Pencarian Satu Korban yang Belum Ditemukan

“Latihan ini menjadi simulasi nyata untuk mengasah kemampuan dan kekompakan seluruh unsur SAR, agar saat kejadian sebenarnya semua sudah siap bergerak,” tegasnya.

Simulasi tersebut melibatkan berbagai unsur relawan, TNI, Polri, BPBD, hingga potensi SAR lokal.

Koordinasi yang solid dan cepat menjadi poin penting dalam evaluasi kegiatan. (rifkahsaffanah/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #kesiapsiagaan bencana #sar gabungan #Pantai Wonokerto #tim sar #latihan