METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Suasana pagi di areal tambak Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan mendadak gempar.
Ngasripan, 51, warga setempat yang tengah memberi makan ikan melihat sesuatu mengapung di permukaan air, Minggu 3 Agustus 2025 sekitar pukul 08.00. Ternyata itu sesosok mayat perempuan.
Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Polsek Wiradesa oleh warga setempat lainnya. Polisi langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi dan mengidentifikasi mayat.
Baca Juga: Gempar Penemuan Mayat di Talun Kabupaten Pekalongan, Polisi Berhasil Ungkap Identitasnya
“Kami langsung turun ke lokasi, melakukan pemeriksaan awal, mencatat keterangan saksi, dan membawa jenazah ke RSUD Kraton untuk pemeriksaan medis,” kata Kapolsek Wiradrsa Iptu Maman Sugiarto yang turun ke lokasi dan ikut mengevakuasi mayat.
Akhirnya diketahui, mayat tersebut ternyata perempuan berinisial R, 41, warga Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Sehari sebelum ditemukan, pihak keluarga sempat mengumumkan kehilangan korban lewat media sosial, perangkat desa, dan Polsek Wiradesa.
Baca Juga: Pencari Belut Temukan Mayat Perempuan di Sungai Sipin, Ternyata Sosok Ini
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam. Tak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban, baik fisik maupun seksual.
Korban diperkirakan tewas dalam waktu kurang dari 24 jam sebelum ditemukan, sebab belum ada pembusukan.
Keterangan dari kakak korban mengungkapkan bahwa Rinawati memang sudah lama mengidap gangguan kejiwaan sejak usia 24 tahun dan rutin mengonsumsi obat dari dokter.
Baca Juga: Kasus Penemuan Mayat Anak dalam Karung, Polres Pemalang Tetapkan Tetangga Korban sebagai Pelaku
Pihak keluarga menolak autopsi atas jenazah korban karena meyakini kematian R sebagai musibah. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla