Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemohon Adopsi Bayi yang Ditemukan di Desa Sijeruk Sragi Terus Bertambah, Sudah Capai 53 Orang

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 12 Agustus 2025 | 02:55 WIB

ADOPSI MENANTI: Bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya di Desa Sijeruk, Sragi, Kabupaten Pekalongan, saat dirawat di Puskesmas Sragi I sesaat setelah ditemukan, Rabu lalu (6/8/2025).
ADOPSI MENANTI: Bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya di Desa Sijeruk, Sragi, Kabupaten Pekalongan, saat dirawat di Puskesmas Sragi I sesaat setelah ditemukan, Rabu lalu (6/8/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemohon adopsi bayi yang ditemukan di Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, masih terus mengalir hingga pekan ini.

Hingga Senin 11 Agustus 2025, sudah 53 warga mengajukan permohonan ke Dinas Sosial (dinsos) setempat untuk mengadopsinya.

Jumlah ini melonjak dari data pekan lalu yang masih kisaran belasan orang, ketika bayi baru saja ditemukan. Namun para pemohon tak bisa serta merta memproses adopsi tersebut.

Baca Juga: Geger Penemuan Bayi di Sijeruk Sragi Kabupaten Pekalongan, Belasan Orang Antre Ingin Adopsi

Sebab saat ini proses penyelidikan oleh kepolisian terhadap kasus ditemukannya bayi tersebut masih berjalan. 

"Iya, sekarang sudah 53 orang yang mengajukan ke kami. Kami jelaskan ke mereka bahwa proses hukum masih berjalan,” kata 

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Pekalongan Moureta V Loreent, Senin siang 11 Agustus 2025.

Baca Juga: Wali Kota Pekalongan Tekan Kematian Ibu dan Bayi dengan Program Kolaboratif

Saat ini, bayi tersebut berada di Rumah Pelayanan Sosial Anak/Balita (RPSAB) Wilosotomo Salatiga, di bawah pengawasan Dinsos Provinsi Jawa Tengah.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu akan berada di sana sampai proses penyelidikan selesai atau dinyatakan berhenti.

"Kami bawa bayi tersebut ke RPSAB Wilosotomo pada tanggal 7 Agustus 2025 (sehari setelah ditemukan). Fokus utama tetap perlindungan dan perawatan bayi, sampai proses hukum tuntas,” tambah Moureta.

Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Angkringan Karangdadap Kabupaten Pekalongan

Kapolsek Sragi AKP Prisandi Tiar mengatakan kasus penemuan bayi tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Identitas orang tua atau pelaku pembuang bayi tersebut belum terungkap. 

"Proses masih berjalan. Kami mohon masyarakat tidak berspekulasi, ini juga demi menjaga hak-hak bayi tersebut," tandasnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #Sragi #Sijeruk #adopsi #penemuan bayi #Polsek Sragi #dinsos #bayi dibuang