METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Tinju tak melulu milik atlet profesional. Itu yang sudah dibuktikan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Pekalongan lewat Brass Bress Boxing, pekan lalu.
Usai sukses digelar, Pertina berencana jadikan helatan tersebut jadi acara rutin untuk bidik bibit atlet baru.
Brass Bress Boxing memang dirancang untuk masyarakat umum, bukan atlet binaan. Meski begitu, ternyata magnetnya luar biasa. Mengundang antusiasme peserta dan ratusan penonton.
Baca Juga: Al-Faruqul Islam, Petinju yang Sukses di Ring, di Bangku Kuliah, dan Bisnis
Ketua Panitia Holmes menyebut, debut ajang tersebut diikuti 70 peserta dari berbagai daerah.
Tak hanya dari Kabupaten Pekalongan, tapi juga Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Pemalang, hingga Tegal.
“Melihat antusiasme yang besar, kami ingin menjadikan event ini agenda tahunan,” ujarnya.
Baca Juga: Empat Petinju Muda Kabupaten Pekalongan Siap Berlaga di Popda Jateng 2025
Holmes optimistis, lewat event ini bisa lahir bakat-bakat baru di dunia tinju Kabupaten Pekalongan.
Mengingat tinju sebelumnya kurang favorit di Kota Santri.
“Mayoritas peserta memang masih pemula. Tapi dengan aturan profesional, mental dan teknik mereka terasah. Ini bisa jadi batu loncatan menuju prestasi,” ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla