METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Rangkaian Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan diperingati dengan penuh khidmat oleh DPRD setempat.
Anggota dewan berziarah ke makam dua leluhur Kabupaten Pekalongan.
Yakni Ki Ageng Cempaluk di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, dan Kanjeng Tumenggung Bahurekso di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.
Ki Ageng Cempaluk dan Tumenggung Bahurekso merupakan ayah dan anak yang dikenal dalam sejarah sebagai tokoh kunci yang membuka lahan Kabupaten Pekalongan.
Ziarah ke makam dua tokoh tersebut dilakukan di hari berbeda. Ziarah ke makam Ki Ageng Cempaluk pada Kamis 21 Agustus 2025.
Dilanjut napak tilas ke makam Kanjeng Tumenggung Bahurekso pada Jumat 22 Agustus 2025.
Ziarah diisi dengan doa bersama dan tabur bunga. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul mengatakan, napak tilas ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga bagian dari upaya nguri-uri sejarah.
"Tanpa jasa beliau yang melakukan babat alas, tentu Kabupaten Pekalongan tidak akan berdiri. Generasi mendatang harus tahu dan meneladani akar sejarahnya,” katanya saat di Makam Ki Ageng Cempaluk.
Ia menambahkan, makam Ki Ageng Cempaluk sudah terdaftar sebagai cagar budaya. Bahkan, DPRD Kabupaten Pekalongan sedang memproses Raperda Inisiatif tentang Pelestarian Cagar Budaya.
“Sejarah babat alas Pekalongan maupun ketokohan Ki Ageng Cempaluk dan Ki Bahurekso masih punya banyak versi. Itu perlu dikaji dan disatukan agar valid dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” jelasnya.
Di Makam Kanjeng Tumenggung Bahurekso, prosesi dimulai dari Paseban sebelum menuju area makam.
Doa tahlil dipimpin oleh pejabat Pemkab Pekalongan Anis Rosidi yang memanjatkan harapan agar Kabupaten Pekalongan senantiasa diberkahi keselamatan dan kelancaran pembangunan. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla