METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Di bawah kepemimpinan Bupati Fadia Arafiq, Pekan Raya Kajen (PRK) terus berkembang menjadi ajang unggulan Kabupaten Pekalongan.
Tahun ini, dengan melibatkan 110 instansi dan ratusan UMKM, ajang ini bukan sekadar pesta rakyat, tetapi juga bukti nyata kepedulian Fadia terhadap pelaku usaha lokal.
Pembukaan Pekan Raya Kajen (PRK) 2025 berlangsung meriah, Senin malam 25 Agustus 3025.
Baca Juga: Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia Gaungkan Tumandang Bareng
Gelaran tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan itu terasa lebih istimewa.
Pasalnya, selain dihadiri ribuan masyarakat, sejumlah tokoh penting pun datang langsung.
Mulai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi, anggota DPR RI, hingga para kepala daerah tetangga.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain anggota DPR RI Komisi X Ashraff Abu, Bupati Jepara, Wakil Bupati Batang, Wakil Bupati Tegal, Wakil Bupati Pemalang, serta Wakil Wali Kota Pekalongan.
Kehadiran Gubernur Jateng dan sejumlah kepala daerah tetangga itu makin menegaskan posisi PRK sebagai ajang penting dalam memajukan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah).
PRK 2025 akan berlangsung lima hari, mulai 25-30 Agustus.
Baca Juga: Kabupaten Pekalongan Semarak Hari Jadi, dari Ziarah Hingga Datangkan Wali
Menghadirkan stand (tenda) dari 110 instansi dan pelaku usaha.
Mulai dari perbankan seperti Bank Indonesia, BTN, BRI, Bank Jateng, hingga BPR BKK.
Dari sektor pemerintahan, TNI, Polri, dan berbagai dinas ikut meramaikan.
Ada pula RSUD Kajen, RSUD Kraton, PDAM, hingga swasta seperti Teh Jawa, Cat Utama, Indomobil, dan pengembang perumahan.
UMKM, pedagang kaki lima, serta pelaku kuliner juga tak ketinggalan.
Tercatat ada 450 pelaku usaha yang ikut memeriahkan, ditambah 25 wahana hiburan dan 30 tenda taman ria.
Baca Juga: Pemkab Pekalongan Pertahankan Tradisi Ziarah Leluhur dalam Memperingati Hari Jadi
Ada pula 42 tenda kerucut untuk bazar, kuliner nusantara, fesyen, dan kerajinan. Juga ada 6 tenda untuk pameran utama.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, PRK ini diharapkan dapat meningkatkan UMKM.
PRK, kata Fadia, sudah terbukti bisa menjadi sarana menghidupi UMKM.
Baca Juga: Makna Filosofis Tema dan Logo Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan
"Tahun kemarin, walaupun sederhana seperti itu, perputaran uang di PRK dalam waktu lima hari itu Rp 7,9 miliar. Dan sekarang kami buka lagi. Dengan acara ini harapan kami UMKM Kabupaten Pekalongan meningkat, masyarakat ikut senang karena banyak juga hiburannya," kata Fadia saat sambutan pembukaan PRK 2025.
Tahun ini, Pemkab Pekalongan menarget perputaran PRK mencapai Rp 8,1 miliar dengan jumlah kunjungan 85 ribu orang.
Target ini logis, karena saat pembukaan saja area PRK menjadi lautan manusia dengan adanya penampilan Pandora Band, Duo Anggrek, dan bintang tamu utama Wali Band.
Baca Juga: Setahun DPRD Tumandang, Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Kumandang
Selanjutnya, ada panggung PRK pun yang menjadi magnet dengan menyuguhkan beragam acara.
Di antaranya lomba tari tradisional, fun battle manual brew, lomba mewarnai, Kajen Dangdut Idol, hingga fashion show batik dan jins. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla