Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Patroli Skala Besar Buntut Kericuhan Demo, Sebanyak 65 Remaja Digelandang ke Polres Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 1 September 2025 | 01:25 WIB

DIGELANDANG: Puluhan remaja terjaring patroli skala besar dikumpulkan di halaman Polres Pekalongan, Minggu (31/8/2025).
DIGELANDANG: Puluhan remaja terjaring patroli skala besar dikumpulkan di halaman Polres Pekalongan, Minggu (31/8/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Buntut kericuhan aksi demonstrasi di Kota Pekalongan pada Sabtu 30 Agustus 2025 polisi di wilayah Kabupaten Pekalongan menggelar patroli skala besar atau sweeping, sehari setelahnya. 

Hasilnya, sebanyak 65 remaja digelandang ke Polres Pekalongan. Puluhan remaja itu rata-rata berstatus pelajar SMP, SMA, dan SMK.

Mereka digiring ke Polres Pekalongan dari sekitaran wilayah Kajen. Alasannya, untuk mengantisipasi potensi kericuhan seperti di Kota Pekalongan dan daerah-daerah lain.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Wisata Religi, Makam Sapuro Kini Dijaga Satlinmas 24 Jam

Dari puluhan yang diamankan, ada yang mengaku sebelumnya juga ikut dalam aksi di Kota Pekalongan. 

"Rata-rata yang kami amankan ini, mereka adalah siswa. Mereka mengaku terpengaruh ajakan di media sosial untuk melaksanakan aksi di wilayah Kajen ini,” kata Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf.

Sampai berita ini ditulis pada Minggu sore 31 Agustus 2025, patroli masih terus berlangsung. Artinya, jumlah mereka kemungkinan akan bertambah. Sementara itu aksi demonstrasi tidak berlangsung.

Baca Juga: Kota Pekalongan Mencekam, Kantor Pemkot dan DPRD Ludes Dibakar Massa, Pemkot Lumpuh Seminggu

Polisi menduga seruan yang diterima para remaja ini palsu. Sebagai tindak lanjut, para remaja kini ditahan sementara di Polres Pekalongan.

Polisi akan memanggil orang tua dan kepala sekolah mereka masing-masing untuk menjemput. 

"Mereka akan kami minta membuat surat pernyataan dulu untuk tidak mengikuti aksi anarkis saat demonstrasi," ucap Rachmad.

Baca Juga: Diwarnai Kericuhan dan Tembakan Gas Air Mata, Bupati dan Ketua Dewan Temui Demonstran di Batang

Ia mengungkapkan, situasi di Kabupaten Pekalongan saat ini masih kondusif. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

"Kami juga meminta masyarakat untuk saling mendukung menjaga kondusivitas. Semoga tidak ada aksi anarkis di sini," tandasnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #demo ricuh #polres pekalongan #sweeping #patroli skala besar