Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Hasil Patroli Skala Besar Polres Pekalongan, Dua Orang Kedapatan Kantongi Air Soft Gun

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 2 September 2025 | 05:44 WIB

SUNGKEM: Remaja yang dibebaskan diminta sungkem kepada orang tua masing-masing sebelum meninggalkan Polres Pekalongan, Minggu (31/8/2025) malam.
SUNGKEM: Remaja yang dibebaskan diminta sungkem kepada orang tua masing-masing sebelum meninggalkan Polres Pekalongan, Minggu (31/8/2025) malam.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Total 101 orang terjaring patroli skala besar polisi di wilayah Kabupaten Pekalongan pada Minggu 31 Agustus 2025.

Dari jumlah itu, 93 orang sudah dibebaskan, 6 orang dilimpahkan ke Polres Pekalongan Kota, sisanya 2 orang masih harus ditahan karena kedapatan mengantongi senjata api jenis Air Soft Gun.

Patroli skala besar ini digelar Polres Pekalongan buntut kericuhan demonstrasi yang terjadi di kantor DPRD Kota Pekalongan, sehari sebelumnya.

Baca Juga: Patroli Skala Besar Buntut Kericuhan Demo, Sebanyak 65 Remaja Digelandang ke Polres Pekalongan

Ditambah adanya desas-desus massa akan bergeser ke Kabupaten Pekalongan. 

Tak mau kecolongan di wilayah Kabupaten Pekalongan, polisi akhirnya menggelar sweeping sejak pagi hingga malam di sekitaran Kajen, pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, hingga Minggu petang 31 Agustus 2025 baru 65 orang yang ditangkap.

Baca Juga: Warga Wuled Demo di Kantor Kecamatan Tirto, Desak Kades Dicopot

Malamnya, jumlah ternyata bertambah menjadi 101 orang. Mayoritas remaja usia SMP dan SMA/SMK. 

"Sebanyak 93 orang, malam itu juga sudah kami serahkan ke orang tua masing-masing yang memang kami minta untuk menjemput. Mereka kami bebaskan karena tidak terindikasi akan berbuat anarkis," kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito. 

Sementara itu, lanjut Warsito, enam lainnya dilimpahkan ke Polres Pekalongan Kota.

Baca Juga: Buruh PT Panamtex Demo ke DPRD Kabupaten Pekalongan, Begini Hasilnya

Pasalnya, keenam orang ini terindikasi turut serta dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Pekalongan yang diwarnai pembakaran gedung dan penjarahan.

"Sisanya ada dua yang masih harus kami tahan karena kedapatan mengantongi soft gun.  Masih harus kami dalami terkait dengan kepemilikan senjata tersebut," ungkapnya.

Hingga Senin sore 1 September 2025, tak ada demonstrasi di Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga: Gelar Demo dan Audiensi di Pemkab Pekalongan, Warga Desa Wuled Kecewa Kades Wasduki Tak Dihadirkan

Warsito mengatakan, situasi saat ini di wilayah Kabupaten Pekalongan aman dan kondusif.

"Tapi kami masih tetap bersiaga," pungkasnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #senjata api #polres pekalongan #air soft gun #patroli skala besar